- Detail
- Dilihat: 5150
Jakarta – Menyambut Hari Anak Indonesia yang jatuh pada 23 Juli mendatang, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) berkolaborasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berencana menyelenggarakan Anugerah Penyiaran Ramah Anak bagi lembaga penyiaran. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas program acara untuk anak-anak di lembaga penyiaran. Rencana tersebut mengemuka dalam diskusi dan koordinasi di kantor KPI Pusat, Rabu, 8 Juni 2016.
Komisioner sekaligus Ketua bidang Isi Siaran KPI Pusat Agatha Lily mengatakan, minimnya tayangan untuk anak menjadi alasan KPI dan KPAI menginisiasi anugerah ini. Harapannya, kegiatan ini dapat mendongkrak tumbuhnya program-program acara yang berkualitas serta ramah untuk anak. “Anugerah ini dapat mendorong lebih banyak lagi lembaga penyiaran yang memproduksi tayangan ramah anak yang menarik, menghibur dan mendidik,” katanya di sela-sela acara FGD tersebut.
Rencananya, lanjut Lily, anugerah penyiaran ramah anak ini dibagi menjadi beberapa kategori.
Sementara itu, Wakil Ketua KPI Pusat Idy Muzayyad mengatakan anugerah penyiaran yang ramah anak adalah keinginan yang sejak lama ingin dilaksanakan. Idy pun sependapat jika secara kwantitas jumlah yang disebut dengan program ramah anak ternyata sangat sedikit dan itu perlu ditingkatkan, harapannya melalui kegiatan apresiasi ini.
Menurut Idy, terbentuknya program–program anak yang bagus dapat membentuk karakter anak menjadi lebih baik. Keterlibatan negara tidak boleh ketinggalan. Pasalnya, membuat tayangan budaya yang bermutu tidaklah murah dan itu memerlukan bantuan negara dalam pembiayaan. “Negara ini harus hadir beserta dananya untuk membuat tayangan yang berdasar budaya, berkarakter anak bangsa ” kata Idy.
Di tempat yang sama, Ketua KPAI Asrorun Ni'am Sholeh berharap kerjasama dengan KPI untuk pemberiaan penghargaan untuk program siaran ramah anak dapat terwujud dalam rangka menyambut hari anak Indonesia nanti. Menurutnya, KPAI memiliki konsen yang sama dengan KPI terkait peningkatan mutu dan kualitas serta kuantitas program acara anak yang memang ramah untuk anak.
Boby Guntarto dari Yayasan Pengembangan Media Anak (YPMA) mengusulkan Anugerah untuk program anak nanti tidak hanya konten tapi juga soal teknis lainnya seperti konsistensi penayangan siaran yang baik pada saat jam tonton anak. Bobby juga memandang perlu lembaga penyiaran membuat tayangan yang baik dengan mencontoh program asing yang memang baik dan mendidik. Saat ini, kata Guntarto ada 55 program televisi anak dari dalam dan luar negeri yg tayang di layar kaca kita. ***



Jakarta - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin berharap, kalangan media massa ikut menjaga kesucian bulan Ramadhan dengan cara menghadirkan program siaran yang dapat mencerahkan masyarakat.
Jakarta – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat siap bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan pemantauan bersama terhadap program siaran Ramadhan di 15 stasiun televisi berjaringan nasional. Kerjasama ini rutin dilakukan KPI Pusat dan MUI untuk terus meningkatkan mutu tayangan Ramadhan di televisi.
Jakarta – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat melayangkan surat teguran pada seluruh lembaga penyiaran berlangganan (LPB) untuk tidak menayangkan muatan tidak pantas pada Channel (V). Demikian ditegaskan KPI Pusat dalam surat teguran kepada PT First Media, PT Indonesia Media Televisi,. PT Indosat Mega Media, PT Indonusa Telemedia, PT MNC Sky Vision, PT Indonesia Broadband Communication dan PT Mediatama Anugrah Citra. Selasa, 31 Mei 2016.

