Boediono,Wakil Presiden, mengingatkan kepada seluruh pemilik dan pengelola televisi untuk tetap bertanggungjawab dalam mendidik bangsa dan negara.

"Setiap kekuasaan selalu disertai tanggung jawab, pengaruh televisi demikian besar sehingga mengandung amanah bagi para pengelola stasiun, amanah itu adalah turut membangun karakter bangsa dan untuk mendidik bangsa kita," kata Boediono saat membuka penganugerahan KPI Award di Studio TVRI Jakarta, Kamis, 24 Maret 2011.

Boediono mengatakan, siaran TV yang menjangkau seluruh pelosok masyarakat selama 24 jam sehari, menjadikan TV memiliki pengaruh yang sangat luar biasa bagi pembentukan karakter bangsa. "Suka tidak suka pesan-pesan televisi mempengaruhi sikap perilaku, dan bahkan karakter bangsa terutama bagi generasi muda," ujar wapres.

Menurut Boediono, TV mendapatkan hak istimewa untuk langsung berhubungan dengan masyarakat dan menggunakan sarana frekuensi yang terbatas. Untuk itu menurut mantan gubernur BI ini, sudah sepantasnya agar televisi mengembalikan hak istimewa tersebut dengan ikut mendidik bangsa.

Boediono menyadari, TV sebagai perusahaan membutuhkan aspek komersial untuk dapat berjalan. Namun demikian, aspek komersial tersebut jangan dijadikan sebagi satu-satunya ukuran dalam membuat tayangan untuk masyarakat.

"Karena pengaruhnya yang begitu besar baik positif maupun negatif jangan sampai semata-mata memakai aspek komersial sebagai satu-satunya penentu isi maupun prioritas siaran televisi," ungkap Boediono.

Boediono sangat mendukung upaya Komisi Penyiaran Indonesia dan insan TV Indonesia untuk memberikan apresiasi setiap tahun bagi program-program berkualitas di televisi.

"Saya berharap penghargaan ini dapat memicu semangat seluruh insan televisi untuk terus meningkatkan kualitas produknya untuk terus menunaikan tanggungjawabnya untuk ikut mendidik bangsa," katanya.

Selain memberikan sambutan, Wapres juga memberikan KPI award kategori televisi peduli budaya yang dimenangkan oleh TVRI.

KPI Award dihadiri Menkominfo Tiffatul Sembiring, Menko Polhukam DJoko Suyanto, Ketua Komisi I Mahfudz Sidik, semua anggota KPI Pusat, berikut tamu undangan. Red/RG dari Antara dan Investor