Spesifikasi untuk Tayangan 3DTV

Sample ImagePada NAB Show 2009 bulan lalu di Las Vegas, AS the Society of Motion Picture and Television Engineers (SMPTE) mengumumkan persyaratan standar untuk tayangan stereoscopic 3D Home Master yang juga sebagai "peletakan batu pertama" dari keseluruhan penerapan konten 3D.


Pada NAB Show 2009 bulan lalu di Las Vegas, AS Society of Motion Picture and Television Engineers (SMPTE) mengumumkan persyaratan standar untuk tayangan stereoscopic 3D Home Master yang juga sebagai "peletakan batu pertama" dari keseluruhan penerapan konten 3D.    

SMPTE 3D Home Master menyajikan format gambar tingkat tinggi sebagai persyaratan sumber materinya yang dibuat dan dikirimkan oleh pengembang konten. SMPTE  juga menyebutkan persyaratan proses pengiriman dari materi 3D tersebut kepada semua distribusi kanal, mulai dari physical media sampai terrestrial , satelit, kabel dan streaming service provider lainnya.

"Hal ini adalah langkah yang sangat penting bagi SMPTE," ujar Nandhu Nandhakmar,  Senior Vice President, Advance Technology, LG Electronics. "Dengan adanya perkataan dari pemilik studio dan peralatan bahwa seperti inilah format master masa depan, maka rantai distribusi akan berjalan dengan lebih fokus," ujarnya lebih lanjut.

SMPTE merekomendasikan standar mastering  berdasarkan resolusi 1920x1080 pixel pada refresh rate 60 frame per detik. Standar tersebut akan diperlukan untuk mendukung format sebelumnya yaitu gambar dan konten 2D, produk hybrid seperti Blu-ray disk dengan tampilan gambar 2D dan 3D, yang dapat diperluas ke dalam teknologi 3D. SMPTE membentuk task force pada bulan Agustus 2008 dan mulai membuat standar untuk siaran dalam 3D dengan bekerja sama dari berbagai industri.

"Semua orang memperhatikan SMPTE untuk melihat persyaratan ini dan menentukan langkah berikutnya," ujar Bill Zou, ketua dari task force dan senior manager, Standard and Business Development, DTS, Inc. "Kami hanya memiliki waktu enam bulan untuk menyelesaikan tugas ini, dan kami tidak hanya selesai tepat waktu tetapi juga telah menyelesaikan tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh komite. SMPTE harus dihargai untuk kepemimpinannya dan hal ini adalah langkah penting untuk distribusi yang lebih luas dan lebih canggih dari konten 3D."

Lebih dari 200 orang dari 13 negara, yang mewakili Holywood, lembaga penyiaran, operator TV kabel dan penyedia layanan televisi Direct-To-Home (DTH) dan perusahaan manufaktur barang elektronik dan perusahaan semikonduktor bergabung dalam SMPTE 3D Home Entertainment Task Force. Kelompok ini merampungkan pekerjaannya pada bulan Maret, yang meliputi definisi dan parameter dari 3D Home Master juga deskripsi dari 3D end-to-end system, penggunaan kasus, persyaratan teknis dan rekomendasi untuk pengembangan standar 3D.

Langkah selanjutnya adalah definisi formal dari SMPTE 3D Home Master, kelompok dari komite ini akan mulai bekerja dengan menentukan spesifikasi di bulan Juni, dan diharapkan selesai dalam waktu setahun ini , menurut Wendy Aylsworth, SMPTE vice president of engineering and senior vice president of technology.

SMPTE mengharapkan suatu standar 3D yang fleksibel bagi konsumen agar 3DTV dapat dinikmati dalam waktu dua tahun ke depan.

Red/AN dari : http://www.tvtechnology.com/article/80356