Global TV berjanji untuk memperbaiki program "Big Movies" yang mendapat perhatian khusus dalam laporan pemantauan langsung Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Komitmen ini disampaikan Arya Sinulingga yang mewakili Global TV pada Rabu, 22 Desember 2010 saat memenuhi panggilan KPI Pusat di Jakarta. Sebelumnya, pada 20 Desember 2010, KPI Pusat menyampaikan surat ke Direktur Utama Global TV untuk mendengarkan secara langsung hasil analisis pemantauan KPI Pusat terhadap program ini.
 

Dalam pertemuan ini, Nina Mutmainnah, Wakil Ketua KPI Pusat, memperlihatkan cuplikan film dalam program “Big Movies” yang berisi kekerasan dan makian. Cuplikan film ini diambil dari hasil pemantauan langsung yang dilakukan terhadap program ini pada bulan September dan November 2010.

Nina juga menambahkan, ada beberapa film lain yang ditayangkan Global TV yang bermasalah. Salah satunya adalah film "Pretty Woman". Film tersebut ditayangkan siang hari pukul 13.30, padahal film itu membawa tema dewasa. "Tolong soal-soal seperti ini diperhatikan, tidak hanya adegan per adegan tetapi juga tema film. Harus dilihat film pantasnya ditayangkan pukul berapa. Pihak Global TV harus memperhatikan hal ini, kami tidak menginginkan adanya pelanggaran yang itu lagi-itu lagi, " tandas Nina.

M. Riyanto, Anggota KPI Pusat yang juga hadir dalam acara ini menyampaikan bahwa yang penting ada itikad dan kemauan dari Global TV. "Kami meminta Global TV menerapkan metode self sensorship. Kami meminta Global TV melihat kembali (program ini) dan melakukan perbaikan, " kata Riyanto.

Berkaitan dengan komitmen Global TV, Nina dan Riyanto juga meminta Global TV untuk membuat pernyataan tertulis yang berisi komitmen untuk memperbaiki program "Big Movies". "Dokumen (surat pernyataan) ini bisa menjadi bentuk pertanggungjawaban kepada publik bahwa Global TV mau melakukan perbaikan," tambah Riyanto. Menanggapi permintaan KPI ini, Arya menyanggupinya.

Selain itu, Arya juga meminta KPI agar bersedia menjadi narasumber dalam workshop untuk melatih divisi Quality Control (QC) Global TV. Arya menjelaskan tidak semua staf di bagian QC Global TV mengerti mengenai Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI. Untuk itu, dia meminta bantuan KPI untuk melatih karyawannya agar mengerti P3SPS. Permintaan ini disambut positif oleh Nina dan Riyanto. Selain Arya, dalam pertemuan ini dari Global TV juga turut hadir Hary Martono, Dhika Shakiya, dan Vanessa Aesculapiana. Red/SH