Seleksi Calon Anggota KPID Bali Dimulai
Mulai Kamis (11/11) ini, Komisi I DPRD Bali melakukan fit and proper test terhadap 25 calon komisi penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Bali. Empat dari 25 calon tersebut merupakan anggota KPID Bali periode sebelumnya.
Mulai Kamis (11/11) ini, Komisi I DPRD Bali melakukan fit and proper
test terhadap 25 calon komisi penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Bali.
Empat dari 25 calon tersebut merupakan anggota KPID Bali periode
sebelumnya.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Bali Made
Arjaya usai rapat tertutup di ruang komisinya Rabu (10/11) kemarin.
Rapat tersebut membahas berbagai masukan terkait dengan pertanyaan yang
akan diajukan pada fit and proper test Kamis ini.
Wakil Ketua
Komisi I IGP Wijera menyatakan pada fit and proper test akan diuji
sejauh mana kemampuan para calon memahami masalah penyiaran. ''Kita
mencari orang mampu di bidang penyiaran dan profesional dalam
menjalankan tugas,'' ucapnya.
Saat itu pula akan dievaluasi
sejauh mana komitmen anggota KPID dalam menjalankan tugasnya. Misalnya
dalam pemberian izin terhadap lembaga penyiaran apakah sudah sesuai
dengan realitas di lapangan.
Dari 25 calon KPID Bali tersebut
nantinya akan disaring untuk mendapatkan 10 calon anggota KPID terpilih.
Tujuh di antaranya ditetapkan sebagai anggota KPID dan sisanya tiga
orang sebagai cadangan apabila ada anggota KPID yang mengundurkan diri.
Soal kemungkinan lolosnya calon perempuan, Arjaya mengisyaratkan tentu
akan menjadi perhatian agar ada keterwakilan perempuan di KPID Bali.
''Dalam
tes akan dilihat kemampuannya. Kalau calon perempuannya bagus bisa saja
ada lebih dari satu anggota KPID perempuan,'' katanya. Red/RG dari Balipost