Perizinan Masih Menjadi Masalah Bagi Industri TV Berbayar Di Indonesia
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menerima kunjungan perwakilan Cable and Satellite Broadcasting Association of Asia (CASBAA), John Medeiros dan Bettina Cavenagh, Kamis (24/6) di kantor KPI Pusat. Dalam kunjungannya ini, CASBAA menjelaskan berbagai masalah yang dihadapi industri TV berbayar di Indonesia, dan perizinan adalah salah satunya.
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menerima kunjungan perwakilan Cable and Satellite Broadcasting Association of Asia (CASBAA), John Medeiros dan Bettina Cavenagh, Kamis (24/6) di kantor KPI Pusat. Dalam kunjungannya ini, CASBAA menjelaskan berbagai masalah yang dihadapi industri TV berbayar di Indonesia, dan perizinan adalah salah satunya.
Dalam pertemuan tersebut perwakilan CASBAA di terima oleh Ketua KPI Pusat Dadang Rahmat Hidayat dan anggota komisioner, Ezki Tri Rezeki Widianti, Azimah, Iswandi Syahputra, serta Idy Muzayyad. Bettina Cavenagh, penasihat teknis CASBAA mengungkapkan bahwa dari data yang ia peroleh perusahaan TV berbayar di Indonesia yang ingin mendapatkan izin dari pemerintah sangat sulit dan memakan waktu yang lama.
Ezki Menjelaskan kalau KPI sudah bertemu dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk membicarakan hal tersebut dan memang yang terjadi demikian, proses tercepat untuk memperoleh izin adalah satu tahun bahkan ada yang sampai dengan empat tahun. Masalah perizinan bukanlah masalah KPI saja tetapi juga masalah pemerintah.
Menurut John Medeiros, Deputy CEO dari CASBAA, sulitnya mendapatkan izin untuk perusahaan TV berbayar, membuat TV berbayar ilegal menjamur di Indonesia.
"Ada tiga masalah utama yang dihadapi dunia penyiaran khususnya untuk Industri TV berbayar di Indonesia, yaitu proses perizinan yang terlalu lama, tidak adanya landing right khususnya di daerah timur, dan tidak adanya copyright dari konten yang ditayangkan," jelas John Medeiros.
Tetapi menurut John, dalam dunia penyiaran Indonesia sudah berada pada posisi yang lebih baik dari kebanyakan negara asia tenggara lainnya.
Dalam sambutan terakhirnya John mengatakan bahwa CASBAA akan selalu membantu pemerintah Indonesia dan KPI dalam memetakan masalah dunia penyiaran yang dihadapi oleh Indonesia dan negara Asia lainnya. Tahun lalu CASBAA dan pemerintah Indonesia sudah melakukan kerjasama dengan melakukan seminar mengenai pentingnya lisensi untuk TV berbayar.Red/AN