Media penyiaran mempunyai peran penting dalam membentuk karakter anak. Hal ini diungkapkan oleh Mulyono Rustam, Kepala Sekretariat Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah, saat membuka seminar dalam rangka peringatan 78 tahun Hari Penyiaran Nasional, Rabu (30/03) di Solo. Tema seminar ini adalah Media dan Pembentukan Karakter Anak, Refleksi Surakarta menuju Kota Layak Anak.

Mulyono menjelaskan, tayangan media akan sangat mudah mempengaruhi anak sehingga lembaga penyiaran mempunyai tanggung jawab moral dalam setiap tayangan mereka. Mulyono menegaskan, pihaknya terus berkomitmen untuk memantau konten penyiaran di Jawa Tengah, untuk menjaga agar materi siaran aman dikonsumsi masyarakat khususnya anak-anak.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut juga hadir Nurti Murti Wibawati, Asisten Deputi Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Menurutnya, media secara psikologis memiliki kontribusi penting pada anak-anak, karena pada taraf usia tersebut anak-anak sensitif dalam menyerapan materi.

Widdi Srihanto, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Solo menambahkan, Pemkot terus mengupayakan berbagai program untuk mendukung Solo sebagi kota layak Anak. Menurutnya, dari 51 kelurahan yang ada, baru 21 kelurahan yang dinyatakan layak untuk anak. Hal ini terkait berbagai fasilitas yang dimiliki setiap kelurahan tersebut, meliputi taman pintar, posyandu, dan program-program pro anak. Red/RG dari Solo Pos