Sebanyak 2.000 radio transistor disumbangkan untuk para pengungsi korban bencana erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media untuk memperoleh informasi dan hiburan.

"Kami memilih menyumbang radio transistor untuk pengungsi, karena pascabencana Merapi kebutuhan pangan dan pakaian relatif sudah terpenuhi, sedangkan kebutuhan sekunder seperti hiburan dan informasi masih kurang," kata Komisaris Wilmar Group MP Tumanggor di Kepatihan Yogyakarta, Selasa (16/11).

Selain itu, menurut dia, usai menyerahkan sumbangan 2.000 radio transistor kepada Kepala Kesbanglinmas DIY Murprih Antoro Nugroho, pemerintah juga membutuhkan sarana media informasi yang tepat untuk dapat menjangkau pengungsi.

"Radio dianggap tepat karena bersifat 'mobile' dan bisa dioperasionalkan menggunakan baterai. Dengan radio, banyak pihak dapat menyampaikan pesan moral, memompa semangat, dan motivasi sekaligus sarana hiburan," katanya.

Murprih mengatakan, studio Radio Tanggap Merapi telah resmi berdiri pada Minggu (14/11). Radio itu mempunyai fungsi memberikan informasi yang akurat dan trauma healing sekaligus media rekreasi bagi pengungsi.

Menurut dia, bantuan 2.000 radio transistor itu menjadi tepat dan efektif untuk mendapatkan informasi dari pemerintah.

Masyarakat korban Merapi menjadi terbantu agar tidak mudah percaya dengan berbagai berita yang menyesatkan, karena sumber berita yang akan disiarkan adalah resmi dari media center pemerintah.

"Masyarakat korban Merapi juga dapat memperoleh hiburan melalui radio tersebut sehingga dapat meringankan beban," katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) DIY Rahmat Arifin mengatakan, pihaknya dalam mendukung pemulihan korban Merapi ikut membagikan compact disc berisi rekaman Sri Sultan Hamengku Buwono X pada beberapa stasiun radio.

Pihaknya berharap rekaman tersebut bisa disiarkan melalui media radio karena berisi materi motivasi bagi pengungsi. Materi yang ada bisa diolah untuk disiarkan pada warga korban Merapi sebagai iklan layanan masyarakat.

"Frekuensi radio rakyat mempunyai kewajiban moral untuk menyiarkan sebagai upaya menuju Yogya Bangkit, karena isi materi yang disampaikan adalah semangat bagi para pengungsi," katanya. Red/RG dari Ant/MI