"Pengaturan penyiaran yang dilakukan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bukan untuk membatasi tapi juga untuk memberi kesempatan tumbuhnya lembaga penyiaran publik dan komunitas," ungkap Dadang Rahmat Hidayat, Ketua KPI Pusat ketika menerima rombongan mahasiswa Universitas Muhammadiyah yang dipimpin oleh Arif Hidayatulah, dosen jurusan Komunikasi di Kantor KPI Pusat, Kamis, 17 Februari 2011.

Menurut Dadang dunia penyiaran masih memiliki banyak masalah termasuk radio yang fokus hanya menyiarkan musik dan hiburan. Informasi bersifat hiburan dansering tidak menyebutkan sumber informasi, terkesan penyiar bertemu langsung dengan sumber berita. Padahal, sumber berita sangat penting dalam dunia komunikasi karena menyangkut kredibilitas dan penghargaan terhadap karya.

Dadang juga menjawab mahasiswa yang menanyakan soal isi siaran dan struktur industri penyiaran. Dadang menjelaskan bahwa KPI dikenal karena menghentikan siaran seperti Empat Mata dan Silet. Padahal, KPI juga memberikan banyak teguran untuk berbagai program tapi stasiun TV enggan menyiarkan karena bisa mengalami penurunan kredibilitas dan popularitas. Jadi, persoalan isi siaran jika diletakkan secara makro tidak bisa dilihat dari sisi KPI sebagai regulator saja.

Menyambung soal isi siaran, Azimah Subagyo,komisioner bidang kelembagaan,menyampaikan bahwa dalam bekerja, KPI tidak melandaskan diri pada rating. KPI mempunyai Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). "KPI tidak melihat apakah rating suatu program tinggi atau rendah, kalau melanggar (P3SPS) tetap ditegur,"tegasnya. Azimah mengibaratkan KPI seperti wasit dalam permainan sepakbola. Pemainnya sudah paham aturan bermain bola, namun tetap terjadi pelanggaran.

Azimah menambahkan program siaran penting untuk diawasi terutama untuk anak-anak karena media TV tidak hanya mempengaruhi aspek kognitif dan afektif tapi juga perilaku anak. Azimah mengajak seluruh masyarakat termasuk mahasiswa untuk sama-sama mengawasi siaran TV. "Jika ada program TV yang bertentangan dengan nilai-nilai, silakan diadukan ke KPI," tutupnya.Red/SH