Peminat Piala Dunia 2010 Afsel di Hong Kong menurun 12%
Peminat Piala Dunia Afrika Selatan 2010 di Hong Kong menurun 12% dibandingkan Piala Dunia Jerman 2006. Menurut survei opini online yang dilakukan TNS, 73% masih mengganggap even ini menarik, angka ini menurun dari 83% pada even serupa di 2006.
Peminat Piala Dunia Afrika Selatan 2010 di Hong Kong menurun 12% dibandingkan Piala Dunia Jerman 2006. Menurut survei opini online yang dilakukan TNS, 73% masih mengganggap even ini menarik, angka ini menurun dari 83% pada even serupa di 2006.
Director of Research Services TNS, Thomas Isaac menyebutkan, "penurunan ini mungkin disebabkan oleh kenyataan bahwa Afrika Selatan kurang dikenal daripada Jerman di Hong Kong, dan gambaran kebanyakan orang mengenai negara ini adalah terutama berkaitan dengan isu-isu negatif, seperti kejahatan dan ketidakstabilan politik. Jerman juga memiliki warisan (sepakbola) yang kuat serta bintang-bintang sepakbola yang lebih terkenal daripada Afrika Selatan. "
Dia menambahkan, publikasi untuk even ini di Hong Kong juga masih kurang, mungkin karena pemotongan anggaran dari pengiklan sejak krisis keuangan global 2008. "Promosi lebih banyak terlihat di media sosial online, seperti Facebook dan Twitter ketimbang aktifitas outdoor yang lebih menarik publik."
Akibatnya, responden kurang tertarik untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang berhubungan dengan Piala Dunia, seperti berlangganan i-Cable Communication untuk menyaksikan pertandingan langsung di TV, taruhan, atau menonton pertandingan final.
Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa hampir separuh populasi mengindikasikan keinginan mereka untuk menonton pertandingan final melalui TV di rumah. namun, jumlah yang akan menonton di tempat umum telah meningkat dari 4% pada tahun 2006 menjadi 8% persen tahun ini, karena ada lebih banyak bar dan pusat perbelanjaan menawarkan siaran pertandingan/nonton bareng secara gratis.
Walaupun pertandingan final akan ditampilkan langsung di saluran TV free-to-air lokal, TVB dan ATV, kurangnya publikasi mengenai layanan ini dapat berakibat berarti sejumlah pemirsa mungkin berpikir bahwa mereka perlu meninggalkan rumah mereka untuk menonton.
66% responden mengatakan mereka tidak berlangganan i-kabel, Stasiun TV resmi siaran Piala Dunia. Dari 28% yang sekarang berlangganan, hanya 10 persen berencana untuk beralih ke i-kabel, 36% tidak yakin apakah mereka akan berpindah, dan 54% menyatakan tidak berniat. Hal ini mungkin mereka tidak ingin berkomitmen untuk berlangganan i-kabel melampaui lebih dari satu bulan masa berlangsungnya Piala Dunia.
Lebih dari separuh penduduk Hong Kong diprediksikan menonton pertandingan final secara langsung, menurun dibandingkan 64% pada 2006. Sedangkan 42% menyatakan belum memutuskan untuk menonton. Survei online TNS ini dilakukan pada 1000 penduduk Hong Kong selama periode 27 Mei hingga 6 Juni. Red/SH dari Media.Asia