Pemilihan Komisioner Baru: DPRD Jateng Kunjungi KPI Pusat
“Saya ingin juga sampaikan, kita juga melakukan perdebatan soal apakah komisioner lama bisa terpilih lagi,” ujar Fuad Hidayat, anggota DPRD komisi A Jawa Tengah. Pertanyaan Fuad terlontar saat KPI Pusat menerima kunjungan rombongan Komisi A DPRD provinsi Jawa Tengah (Jateng) di kantor KPI Pusat, Selasa 28 September 2010.
“Saya ingin juga sampaikan, kita juga melakukan perdebatan soal apakah komisioner lama bisa terpilih lagi,” ujar Fuad Hidayat, anggota DPRD komisi A Jawa Tengah. Pertanyaan Fuad terlontar saat KPI Pusat menerima kunjungan rombongan Komisi A DPRD provinsi Jawa Tengah (Jateng) di kantor KPI Pusat, Selasa 28 September 2010.
Kunjungan ini dalam rangka persiapan Komisi A melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan anggota KPID Jateng untuk masa bakti 2010-2013 yang direncanakan terlaksana November 2010.
Fuad Hidayat menyampaikan, pihaknya sudah mengantongi 14 nama-nama calon anggota KPID yang lolos proses di Tim Seleksi. Ke 14 calon tersebut akan kembali menjalani psikotest sebelum uji kelayakan dan kepatutan. Menanggapi hal ini, Dadang menyampaikan jika pemilihan komisioner lama ataupun baru sepenuhnya merupakan hak DPRD. Namun, berdasarkan pengalaman, keberadaan yang lama akan bisa membantu.
“Soal komposisi lama dan baru itu sepenuhnya tergantung, yang paling penting DPRD dapat melihat dari segala sisi,” jelasnya. Dadang menambahkan supaya ada optimalisasi soal koordinasi kuat antara pemerintah daerah dan DPRD.
Mochamad Riyanto, komisioner bidang perizinan dan infrastruktur, menambahkan soal KPI sebagai lembaga independen. Menurut, Riyanto DPRD harus memperhatikan calon-calon yang masih partisan dan menyarankan agar mereka mundur dari kepengurusan partai setelah komisioner terpilih.
Ditempat yang sama, Ezki Suyanto, komisioner yang mengkoordinatori bidang isi siaran KPI Pusat menjelaskan berbagai persoalan bidangnya mulai dari perkembagan isi siaran sampai dengan pemantauan isi siaran. Dia juga menyampaikan tentang rencana KPI yang akan melakukan revisi pada P3 dan SPS. Terkait hal ini, dia harapkan adanya masukan. Red/RG
Kunjungan ini dalam rangka persiapan Komisi A melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan anggota KPID Jateng untuk masa bakti 2010-2013 yang direncanakan terlaksana November 2010.
Fuad Hidayat menyampaikan, pihaknya sudah mengantongi 14 nama-nama calon anggota KPID yang lolos proses di Tim Seleksi. Ke 14 calon tersebut akan kembali menjalani psikotest sebelum uji kelayakan dan kepatutan. Menanggapi hal ini, Dadang menyampaikan jika pemilihan komisioner lama ataupun baru sepenuhnya merupakan hak DPRD. Namun, berdasarkan pengalaman, keberadaan yang lama akan bisa membantu.
“Soal komposisi lama dan baru itu sepenuhnya tergantung, yang paling penting DPRD dapat melihat dari segala sisi,” jelasnya. Dadang menambahkan supaya ada optimalisasi soal koordinasi kuat antara pemerintah daerah dan DPRD.
Mochamad Riyanto, komisioner bidang perizinan dan infrastruktur, menambahkan soal KPI sebagai lembaga independen. Menurut, Riyanto DPRD harus memperhatikan calon-calon yang masih partisan dan menyarankan agar mereka mundur dari kepengurusan partai setelah komisioner terpilih.
Ditempat yang sama, Ezki Suyanto, komisioner yang mengkoordinatori bidang isi siaran KPI Pusat menjelaskan berbagai persoalan bidangnya mulai dari perkembagan isi siaran sampai dengan pemantauan isi siaran. Dia juga menyampaikan tentang rencana KPI yang akan melakukan revisi pada P3 dan SPS. Terkait hal ini, dia harapkan adanya masukan. Red/RG