Pemerintah Thailand Tutup TV Satelit Kaos Merah
Di saat jumlah pelanggan TV satelit Thailand mulai meningkat, pemerintah Thailand memutus kanal televisi dari pendemo kaos merah. Perdana Menteri Thailand, Abhisit Vejjajiva yang semakin mendapat tekanan dari para demonstran, memutuskan untuk menghentikan demo kelompok kaos merah lewat cara ini.
Di saat jumlah pelanggan TV satelit Thailand mulai meningkat, pemerintah Thailand memutus kanal televisi dari pendemo kaos merah. Perdana Menteri Thailand, Abhisit Vejjajiva yang semakin mendapat tekanan dari para demonstran, memutuskan untuk menghentikan demo kelompok kaos merah lewat cara ini.
Perdana Menteri Abhisit menilai demo kaos merah telah menganggu lalu lintas dan menyebabkan tempat-tempat perbelanjaan tutup.
Otoritas keamanan Thailand menolak cara kekerasan untuk membubarkan massa pendemo. Sebagai jalan lain, akhirnya TV satelit yang loyal kepada pendemo kaos merah ditutup, tidak hanya TV tetapi juga radio yang mendukung pergerakan massa kaos merah ikut terkena dampaknya.
Pemerintah Thailand menganggap People Channel TV telah memberikan berita yang melenceng dan menghasut kerusuhuan. Langkah selanjutnya dari pemerintah Thailand adalah melarang para pendemo untuk menggunakan loudspeaker dalam melakukan orasinya, karena dapat menyulut kemarahan.
"Pemerintah telah salah dalam berpikir bahwa dengan menutup sinyal kami akan menghentikan massa kaos merah untuk berkumpul. Kami memperingatkan pemerintah untuk kembali mengaktifkan sinyal kami hari ini, bila tidak rakyat akan memperjuangkan haknya sendiri," ujar pemimpin kelompok kaos merah Nattawut Saikuar.Red/AN dari ABU