Pakistan larang siaran BBC World News

altIslamabad - Operator saluran televisi kabel di Pakistan memblokir program berita internasional BBC World News karena dinilai telah menyiarkan acara yang mengkritik pemerintah negara itu. Mereka menyebut program yang telah mengkritik pemerintah Pakistan itu adalah program dokumenter BBC berjudul Secret Pakistan.

Mereka mengatakan kebijakan serupa juga akan diberlakukan kepada saluran televisi asing lainnya yang menyiarkan program bernuansa "anti-Pakistan."

BBC telah menyatakan keprihatinannya terhadap langkah pemblokiran tersebut dan meminta agar program berita mereka bisa segera ditayangkan kembali. "Kami mengutuk setiap langkah yang mengancam kebijakan editorial kami yang independen dan mencegah publik untuk mendapatkan layanan berita internasional yang berimbang," kata juru bicara BBC.

Program dokumenter BBC yang dipersoalkan itu sendiri menyajikan liputan yang mempertanyakan komitmen pemerintah Pakistan dalam menangani aksi militer kelompok Taliban.

Tekanan pemerintah

Tayangan tersebut juga mempersoalkan soal posisi Pakistan yang bermain dua kaki, seperti dikutip dari seorang pejabat intelijen AS, di satu sisi mereka menyebut sebagai sekutu AS namun secara diam-diam mereka juga melakukan pelatihan secara rahasia kepada kelompok Taliban.

Usulan untuk memblokir BBC World News dan sejumlah saluran televisi asing lainnya di Pakistan muncul setelah ramainya pemberitaan media setempat soal insiden penembakan pos penjagaan militer Pakistan oleh helikopter milik NATO.
Akibat insiden tersebut 24 tentara Pakistan yang tengah bertugas di pos yang terletak di wilayah perbatasan dengan Afghanistan tewas.

Asosiasi Operator Televisi Kabel Pakistan mengumumkan pada hari Selasa (29/11) bahwa seluruh saluran berita asing yang menyiarkan program "anti-Pakistan" akan dilarang mulai hari Rabu, 30 November 2011.

"Kami ingin mengirimkan pesan keras kepada mereka untuk menghentikan ini (siaran yang dinilai anti-Pakistan). Jika mereka tidak melakukannnya maka adalah hak kami untuk tidak menyiarkan tayangan mereka," kata juru bicara asosiasi tersebut, Khalid Arain. (Red/RG dari BBC)