MPS Sumsel Desak DPR Perkuat KPI


altPalembang – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Mahasiswa Peduli Siaran (MPS) Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan unjuk rasa dan orasi pernyataan sikap mendukung eksistensi KPI di bidang penyiaran. Unjuk rasa berlangsung di depan Hotel Grand Zuri Palembang, tempat diselenggarakannya Rapat Pimpinan dan Sekretariat Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Rabu pagi, 20 Juli 2011.

Ada lima pernyataan sikap disampaikan pada saat unjuk rasa. Pertama, MPS mendukung KPI sebagai refresentasi masyarakat di bidang penyiaran. Kedua, mendesak DPR RI untuk memperkuat kedudukan KPI/KPID baik di pusat maupun daerah. Ketiga, mengimbau semua elemen masyarakat dan mahasiswa untuk membantu dan melakukan gerakan moral se-Indonesia sehingga KPI/KPID menjadi kuat. Keempat, mendukung KPI/KPID sebagai lembaga negara independen agar tetap menjalankan fungsi dan wewenang sebagai mana mestinya. Dan kelima, MPS siap menjadi garda terdepan KPI/KPID dan akan mengerahkan massa lebih banyak lagi apabila UU No.32 tahun 2002 tentang Penyiaran yang akan direvisi lebih memihak ke kapital.


Semangat dan roh kita sama dalam penguatan KPI sebagai refresentasi publik. Mari kita kawal bersama-sama revisi UU Penyiaran ini -- Mochamad Riyanto, Anggota KPI Pusat{/xtypo_quote_left}


“Kami mengharapkan DPR mendengar pernyataan sikap ini dan merealisasikan tuntunan kami ini. Jika revisi UU Penyiaran tidak pro pada publik dan KPI kami akan terus berjuang dan akan mengerahkan massa yang lebih banyak lagi,” kata Rohadi, koordinator lapangan unjuk rasa.

Anggota KPI Pusat, Mochamad Riyanto, saat menerima unjuk rasa tersebut, menyatakan apresiasi dan terimakasih atas dukungan mahasiswa yang menuntut keberadaan KPI menjadi kuat. Dukungan ini akan mendorong pihaknya dan akan menjadi semangat untuk terus maju. “Semangat dan roh kita sama dalam penguatan KPI sebagai refresentasi publik. Mari kita kawal bersama-sama revisi UU Penyiaran ini,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, sejumlah anggota KPID turut dalam unjuk rasa dan menyampaikan pernyataan sikap atas dukungan mahasiswa Sumsel. Unjuk rasa sendiri berlangsung damai tanpa ada insiden apapun. (Red/RG)