Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Tifatul Sembiring, menyambut baik rencana kegiatan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) pada 1 April mendatang di Solo, Jawa Tengah. Dia berharap kegiatan Harsiarnas tersebut bisa membawa perubahan yang baik bagi dunia penyiaran nasional. Rencananya secara langsung beliau akan menghadiri rangkaian acara yang mulai dibuka pada 30 Maret  sampai 2 April 2011.

Penegasan tersebut diungkapkan Menkominfo saat menerima langsung kunjungan panitia Harsiarnas tahun 2011, di kantor Kementerian Kominfo, Selasa, 1 Maret 2011.

Menkominfo juga sempat menyinggung soal minimnya konten siaran yang mencerahkan sekaligus mencerdaskan masyarakat. Padahal, melalui konten siaran pengembangan karakter kebangsaan bisa dilakukan.

Diawal-awal pertemuan, Ketua KPI Pusat Dadang Rahmat Hidayat menyatakan maksud kedatangan rombongan panitia yang terdiri dari KPI Pusat dan KPID Jateng serta penggagas Harsiarnas, Hari Wiryawan. Dadang mengharapkan agar Harsiarnas ini dapat menjadi agenda rutin dan monumental. “Kami berharap pemerintah menetapkan 1 April sebagai hari penyiaran nasional,” pintanya.

Hari Wiryawan penggagas Harsiarnas dan mantan Anggota KPID Jateng selama dua periode, secara gamblang menjelaskan latar belakang lahirnya Harsiarnas berikut siapa Bapak Penyiaran. Ide dan penetapan Harsiarnas, menurut Hari, sudah melalui sejumlah penelitian dan pendalaman.

Sementara itu, anggota KPI Pusat, Mochamad Riyanto menambahkan, kegiatan Harsiarnas merupakan bagian dari upaya semua pihak (KPI dan Pemerintah) untuk menciptakan sekaligus mengembangkan penyiaran yang menyejukan dan juga mencerdaskan. “Kita ingin masyarakat mendapatkan siaran yang berkualitas dan bisa memberikan dampak positif,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir anggota KPI Pusat, Judhariksawan, Idy Muzayyad dan Iswandi Syahputra serta enam anggota KPI Jateng. Red/RG