Melirik Keragaman Budaya dalam Kebijakan Penyiaran Kanada.

Sample ImageKetika Kanada mengamandemen Undang-undang Penyiarannya pada 1991, Pemerintahnya berkomitmen untuk menjamin sistem penyiaran yang beru merefleksikan keragaman ras dan budaya Kanada. Bahkan, dalam Undang-undang tersebut, ditekankan bahwa para pekerja dalam industrinya pun harus merefleksikan keragaman dalam populasi Kanada.


Ketika Kanada mengamandemen Undang-undang Penyiarannya pada 1991, Pemerintahnya berkomitmen untuk menjamin sistem penyiaran yang beru merefleksikan keragaman ras dan budaya Kanada. Bahkan, dalam Undang-undang tersebut, ditekankan bahwa para pekerja dalam industrinya pun harus merefleksikan keragaman dalam populasi Kanada.

Menurut Undang-undang, Sistem penyiaran Kanada harus, "melayani kebutuhan dan kepentingan, serta merefleksikan keadaan dan aspirasi laki-laki, perempuan dan anak-anak Kanada, termasuk di dalamnya persamaan hak, keragaman bahasa, keberagaman ras dan budaya masyarakat kanada serta menyediakan tempat khusus bagi masyarakat minoritas dalam masyarakat tersebut."

Badan yang bertanggungjawab untuk melaksanakan Undang-undang Penyiaran ini adalah Canadian Radio-television and Telecommunications Commission (CRTC), yang telah merumuskan panduan dalam bingkai keragaman. Panduan ini dalam penerapannya memiliki instrumen penegakkan hukum yang kuat. Mengingat CRTC adalah badan yang mengeluarkan izin jaringan dan stasiun. Badan ini juga memiliki otoritas untuk menindak lembaga penyiaran yang tidak mengikuti ketentuan. Salahsatu tindakan yang dapat dilakukan badan ini adalah memanggil lembaga penyiaran dalam sebuah rapat terbuka di hadapan masyarakat serta  mengeluarkan izin khusus yang hanya berlaku dalam jangka waktu pendek.

Pada 1999, CRTC mengevaluasi kebijakannya untuk stasiun televisi Kanada, dengan membentuk Satuan Kerja untuk memeriksa bagaimana televisi merefleksikan keragaman budaya. Pada Agustus 2001, CRTC meminta  Canadian Association of Broadcasters (CAB) untuk mengkoordinasikan Satuan Kerja tersebut.

CAB kemudian mempresentasikan Cultural Diversity Action Plan (Rencana Kerja Keragaman Budaya) kepada CRTC pada bulan Februari 2002. Rencana Kerja tersebut termasuk strategi untuk pengembangan masa depan televisi, menjanjikan jumlah program yang merepresentasikan program keragaman budaya serta menyajikan analisa kulaitatif tentang bagaimana penonton menerima kehadiran kaum minoritas.

Laporan tersebut kemudian dikompilasi untuk dibuat menjadi prioritas daftar kerja dalam bingkai minoritas serta mensosialisasikan temuan-temuan yang ada kepada industri serta memonitor kemajuan-kemajuan yang dicapai lembaga penyiaran di seluruh Kanada. Red Disadur dari http://www.media-awareness.ca/english/issues/stereotyping/ethnics_and_minorities/minorities_policy.cfm