Masyarakat Harus Aktif dan Cerdas Memilih Acara TV

Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat mengharapkan pemantauan terhadap tv dan radio yang berbasis masyarakat. Menurut Idy Muzayyad Anggota KPI Pusat Bidang Kelembagaan, mahasiswa adalah salah satu elemen masyarakat yang dapat secara kritis memantau televisi dan radio. KPI mengharapkan ini karena masyarakat memiliki otoritas untuk memperbaiki penyiaran di Indonesia.

Saat menerima mahasiswa FISIP jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang di Kantor KPI Pusat, Selasa, 24 Januari 2012, Idy menjelaskan bahwa untuk memperbaiki dunia penyiaran diperlukan perbaikan dari dua sisi.

"Perbaikan dari produksi, harus ada sensor internal dari lembaga penyiaran dan dari sisi konsumsi, masyarakat perlu memperbaiki seleranya. Edukasi kepada masyarakat penting," ujar Idy.

Salah satu cara untuk mengedukasi masyarakat adalah melalui kegiatan literasi media. Menurut Idy, masyarakat harus paham apa itu media, termasuk proses operasinya. "Masyarakat harus menyikapi media secara benar dan harus aktif dalam memilih acara tv sesuai kebutuhan," ungkap Idy. "Masyarakat juga perlu memihak pada media yang isinya benar."

Azimah Subagijo Anggota KPI Pusat yang juga turut hadir menambahkan bahwa harapan KPI mahasiswa dapat ikut berkontribusi dengan memantau siaran televisi sehingga dapat menjadi lebih kritis. "Tidak semua acara TV layak dikonsumsi, kita perlu juga melakukan diet tv dan menonton secara cerdas," ujar Azimah.Red/AN