Jakarta – Puluhan mahasiwa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang mengunjungi KPI Pusat pada 7 Juli lalu. Mereka diterima oleh Asisten Ahli Bidang Kelembagaan KPI Pusat, Rizki Riyadu Taufiq dan koordinator Analisis Pemantauan Langsung KPI Pusat Irvan Senjaya.

“Mahasiswa dapat menjadi agen menciptakan dunia penyiaran yang sehat dan melakukan riset perbaikan isi siaran sebelum dan sesudah KPI terbentuk,” ujar Rizki.

Sementara Irvan menjelaskan karakteristik dan pengembangan TV di Indonesia yang menyatakan TV bukan hanya sarana media tetapi sarana sosial, budaya, ekonomi dan politik. Disebutkan, setiap hari selama 15 jam, KPI memantau langsung siaran televisi yang terdiri dari 42 orang yang memantau isi siaran TV. “Peran serta masyarakat mengawasi dunia penyiaran tetap sangat diperlukan agar perkembangan industri penyiaran dapat berkembang dengan sehat,” ajaknya.

Dosen Komunikasi UNDIP Nurul Hasfi yang memimpin rombongan menyampaikan harapannya agar dapat bekerjasama dengan KPI dalam hal pendidikan literasi media dan mahasiswanya dapat diberikan kesempatan untuk melakukan kerja lapangan dalam bidang riset penelitian tentang media penyiaran di KPI Pusat. “Hal tersebut sangat penting untuk dapat menunjang kemampuan akademik mahasiswa UNDIP nantinya,” jelas Nurul. [Red/ST]