Literasi media merupakan salah satu andalan program Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk membuat masyarakat “melek” terhadap tayangan televisi. Usaha memasyarakatkan program ini disambut dengant tangan terbuka oleh B Channel, stasiun lokal Jakarta, sebagai salah satu pemangku kepentingan penyiaran. Pertemuan untuk menyatukan pandangan antara KPI Pusat dengan B Channel dilakukan Selasa, 19 April 2011 , membahas bagaimana literasi media menjadi lebih mudah dikomunikasikan kepada masyarakat.  B Channel memperkenalkan Program Siaran Komedi Situasi “Net Café”  yang ditujukan bagi anak muda dan segera ditayangkan. Menurut Sofia Koswara, Direktur Utama B Channel dan Gilang Iskandar, Direktur Corporate Affair, program ini berisi pesan-pesan yang dapat dimanfaatkan untuk literasi media. Literasi media dengan cara seperti ini akan lebih efektif  karena disajikan dengan konten yang menghibur sehingga literasi media dapat berjalan dengan sehat. 

Maria Elizabeth Febriani, General Manager Production, menambahkan program komedi situasi  seperti “Net Café“ ini belum pernah ada. Maria yang juga didampingi Winny R, kepala bagian Produksi dan Dimas Kurniawan, Corporate Communication, menjelaskan penggunaan internet di Indonesia cukup produktif sehingga program ini dimaksudkan agar penggunaan internet dilakukan dengan sehat, mendidik dan cukup kreatif. 

Azimah Subagijo, anggota bidang Kelembagaan KPI Pusat , mengatakan KPI ingin literasi media menjadi lebih komprehensif dan targetnya adalah membuat khalayak agar lebih kritis terhadap media. “Kami sangat senang bila B Channel bisa menggarap hal ini, “kata Azimah.

Selain itu, Iswandi Syahputra, Anggota bidang Perizinan KPI Pusat menjelaskan bahwa literasi media merupakan konsep yang pro publik. Menurut Iswandi, perkembangan televisi tidak terbatas, karena itu literasi media hadir agar masyarakat dapat memilih tayangan yang sehat. Red/ST