Lecehkan Simbol Agama, Trans7 Minta Maaf

Sample ImageSetelah masyarakat Bali melayangkan protes dan dilanjutkan teguran KPID Bali ke Trans7 terkait tayangan Opera Van Java menggunakan properti patung Ganesha untuk dirusak. Karena kasus itu, Minggu lalu, Trans 7 ke KPID Bali untuk meminta maaf atas kesalahan yang dinilai telah melakukan pelecehan pada umat Hindu.


Setelah masyarakat Bali melayangkan protes dan dilanjutkan teguran KPID Bali ke Trans7 terkait tayangan Opera Van Java menggunakan properti patung Ganesha untuk dirusak. Karena kasus itu, Minggu lalu, Trans 7 ke KPID Bali untuk meminta maaf atas kesalahan yang dinilai telah melakukan pelecehan pada umat Hindu.

Ketua KPID Bali, Komang Suarsana menegaskan, jika pihak Trans7 Jakarta sudah datang ke kantor KPID Bali Jumat lalu. Mereka datang menyampaikan permintaan maaf atas tayangan Opera Van Java yang melecehkan simbol Hindu yaitu Ganesha.

"Trans7 sudah datang minta maaf langsung kepada umat Hindu dan Bali. Saya tegaskan ini yang terakhir bagi umat Hindu, jangan sampai diulang lagi. Saya keras pada pihak Trans7 saat mendatangi kami," tegas Komang ketika diwawancarai kemarin.

Selain meminta maaf ke KPID Bali, lanjut Komang, Trans7 juga akan menayangkan permohonan maaf secara khusus juga meminta maaf dalam program acara Opera Van Java.

“Mereka mengaku sudah menyakiti umat Hindu sehingga siap meminta maaf secara tegas dalam tayangan Trans7," lanjut pria asal Bangli ini, sembari mengatakan pihak Trans7 yang datang adalah Yustina Paramitha yang jabatannya sebagai produser Opera Van Java kemudian Section Head Planning dan Scheduling Panca Barisman. Red/RG dari JPNN