KPID Kalsel Konsisten Awasi Siaran

Sample ImageKomisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimatan Selatan (Kalsel) secara konsisten melakukan pengawasan terhadap lembaga penyiaran, baik di bulan Ramadhan maupun lainnya. Pengawasan dilakukan secara melekat dengan melibatkan seluruh komisioner. Demikian diungkapkan Ketua KPID Kalsel, Suripno Sumas, Selasa kemarin.

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimatan Selatan (Kalsel) secara konsisten melakukan pengawasan terhadap lembaga penyiaran, baik di bulan Ramadhan maupun lainnya. Pengawasan dilakukan secara melekat dengan melibatkan seluruh komisioner. Demikian diungkapkan Ketua KPID Kalsel, Suripno Sumas, Selasa kemarin.

Suripno mengatakan, pengawasan KPID Kalsel selama Ramadhan terutama ditekankan pada isi atau konten siaran. Dalam hal ini, merupakan tanggungjawab seluruh pihak terkait untuk memberikan tayangan yang sehat untuk masyarakat.

Sehingga menurutnya, masyarakat juga diminta mengawasi program siaran dengan bersinergi dengan KPID. Caranya adalah dengan mengadukan kepada KPID jika menemukan program yang isinya melanggar ketentuan.

"Setiap bulan KPID selalu melakukan pengawasan kepada lembaga penyiaran baik radio maupun televisi. Pengawasan ini merupakan pengawasan melekat dan tidak hanya dilakukan pada saat bulan Ramadhan," ujarnya kemarin.

Pengawasan terhadap isi siaran, kata dia, terutama menyangkut tayangan yang menayangkan materi-materi pornografi, kekerasan, mistik dan sebagainya. Hal itu juga merupakan materi yang kerap dilanggar oleh lembaga penyiaran karena masih sering ditayangkan.

Selain isi siaran, jam tayang dan aspek lainnya juga menjadi obyek pengawasan KPID Kalsel. Pada tahun lalu, KPID Kalsel pernah melayangkan teguran tertulis kepada salah satu lembaga penyiaran televisi swasta di Banjarmasin.

Televisi swasta tersebutmenayangkan program tentang acara memasak. Memang tidak ada yang salah pada siaran tersebut, tetapi siaran itu ditayangkan ketika masyarakat sedang berpuasa atau pada sore hari.

Sehingga hal itu menurut pihak KPID tidak sesuai karena pada saat siang hari ditayangkan, ketika itu umat muslim masih menjalankan ibadah puasa sehingga program itu tidak pas jam tayangnya. Red/RG dari KPID