SEMARANG - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jateng akan memberikan Anugerah Penyiaran kepada lembaga penyiaran untuk 10 kategori yang sudah ditetapkan dalam rangka memperingati Hari Penyiaran Nasional (Hasiarnas) 2012.

Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Jateng Isdiyanto mengungkapkan, ke-10 kategori ini diantaranya diberikan untuk iklan layanan masyarakat (ILM) bertema ''Membangun Jawa Tengah/Daerah'' untuk kategori radio/TV lokal dan program siaran terbaik untuk radio lokal dan TV lokal Jateng.

Penghargaan ini juga diberikan bagi program Siaran TV Berjaringan Peduli Jateng untuk televisi sistem stasiun berjaringan (SSJ). Kepala daerah dan tokoh masyarakat yang peduli terhadap penyiaran pun bisa mendapatkan kesempatan mendapatkan anugerah tersebut. "Kategori lembaga penyiaran (LP) terbaik ini meliputi LP TV, LPS Radio, LPK Radio dan LPPL Radio," ungkap Isdiyanto, Jumat, 27 Januari 2012.

Isdiyanto menambahkan, pemberian anugerah ini baru pertama kalinya dilakukan oleh KPID dengan harapan agar lembaga penyiaran di Jateng bisa lebih berkualitas memberikan tayangan-tayangan yang mendidik. Kegiatan ini bisa diikuti oleh seluruh lembaga penyiaran di Jateng dengan syarat telah memiliki Izin Penyelenggaraaan Penyiaran/ Izin Prinsip Penyelenggaraan Penyiaran (IPP/IPPP).

Bahan/materi juga harus dikirimkan dalam bentuk CD ke panitia selambat-lambatnya 25 Maret 2012. "Rencananya Anugerah Penyiaran akan diberikan saat resepsi Hasiarnas pada 17 April mendatang di Auditorium RRI Semarang," terang Isdiyanto yang juga sebagai Ketua Panitia itu.

Ketua KPID Jateng Budi Sudaryanto menjelaskan, tema peringatan Hasiarnas tahun ini adalah "Memperkokoh Jateng Sebagai Benteng Pancasila Melalui Penyiaran yang Sehat, Berkarakter dan Bermartabat". Sejumlah kegiatan seperti seminar, workshop, literasi media, pelatihan SDM penyiaran, bakti sosial dan pembentukan forum jurnalis penyiaran akan digelar untuk memperingati Hasiarnas.

Seminar yang bekerjasama dengan Badan Kesbangpollinmas Jawa Tengah ini, lanjut Budi, akan digelar pada 23 Februari dan diikuti sekitar 100 insan penyiaran di daerah Kopeng. Red dari Suara Merdeka/KPID Jateng