KPI : Rapor Penyiaran Jadi Basis Penilaian Perpanjang IPP
Yogyakarta - "Evaluasi kami terhadap program siaran menjadi semacam rapor sebagai basis penilaian dalam pemberian perpanjangan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP). Salah satu yang kami lihat adalah rendahnya profesionalitas, dan kesadaran etika Sumber Daya Manusia (SDM) penyiaran," kata Nina Mutmainnah, Wakil Ketua KPI Pusat pada seminar sosialisasi "Persyaratan Perpanjangan IPP Lembaga Penyiaran Swasta Jasa Penyiaran Radio" di Yogyakarta, Selasa, 27 September 2011.
Nina menemukan, dalam EUCS (Evaluasi Uji Coba Siaran) banyak Lembaga Penyiaran yang tidak mengetahui apa itu Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Padahal terkait pelanggaran penyiaran, yang bertanggungjawab atas pelanggaran tersebut adalah Lembaga Penyiaran yang menyiarkan. Untuk itu, lembaga penyiaran wajib mensosialisasikan P3SPS kepada pihak-pihak yang terlibat seperti penyiar, bagian produksi, rumah produksi dan pengiklan.
"Saat ini kami melakukan Training of Trainer (ToT) kepada SDM penyiaran agar dapat menjadi perpanjangan tangan KPI di Lembaga Penyiaran untuk menegakkan P3SPS. Karena kami sadar, kami tidak mungkin menjangkau secara langsung seluruh komponen yang terlibat di penyiaran," tambah Nina ketika menjadi Narasumber dalam sosialisasi ini.
Penekanan terhadap SDM penyiaran ini disampaikan Nina terkait proses perpanjangan IPP yang akan berlangsung bagi penerima IPP generasi pertama yang akan habis masa berlakunya tahun 2011 ini.
Generasi pertama penerima IPP yaitu pada 2006 menurut catatan Ngurah Wirajana dari Kemenkominfo adalah berjumlah 77 Lembaga Penyiaran dan berakhir batas waktu berlakunya pada akhir 2011. Dari jumlah tersebut, baru 21 yg mengajukan dan baru 15 yg dapat Rekomendasi Kelayakan dari KPI. Sedangkan generasi kedua yang habis masa berlaku IPP-nya pada 2012 ada 401 Lembaga Penyiaran dan baru 17 yg dapat RK.
Selain Nina dan Ngurah, turut hadir sebagai narasumber dalam forum ini Gunadi dari ditjen PPI Kemenkominfo dan Pakar Hukum Adreas Rompis. Sedangkan moderator dalam forum yang merupakan salah satu rangkaian dari ICT USO Expo and Conference ini adalah Irwan Hidayat dari Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI). (Red/SH)