KPI: "Tutur Tinular" Melenceng Dari Cerita Asli
Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menyampaikan aduan yang masuk tentang sinetron "Tutur Tinular" kepada pihak Indosiar pada hari Senin, 5 Maret 2012 di kantor KPI Pusat, Jakarta. Anggota KPI Pusat Nina Mutmainnah menyampaikan, banyak aduan yang menyatakan sinetron "Tutur Tinular" Indosiar melenceng dari cerita asli.
Nina menambahkan, banyak yang mengadu bahwa kebudayaan yang ditampilkan dalam sinetron tersebut tidak sesuai dengan cerita asli seperti tokoh-tokohnya, penampilan para pemeran dilihat dari pakaiannya dan adegan sensual.
Pihak Indosiar yang hadir menyatakan, sinetron "Tutur Tinular" hadir karena permintaan penggemar dan diproduksi oleh Production House (PH), sinetron tersebut adalah cerita fiksi bukan cerita yang berlatar belakang sejarah.
"Soal melenceng itu memang soal tafsiran, tetapi tolong aduan ini diperhatikan, mungkin aduan ini juga berasal dari para pecinta Tutur Tinular," ujar Nina.
Wakil Ketua KPI Pusat Ezki Suyanto yang turut hadir mengatakan, jika dilihat dari jam tayang, sinetron ini hadir pada saat banyak remaja masih menonton tv. Menurut Ezki, sinetron tersebut tetap ada setting sejarah, hal ini harus diperhatikan.
"Walaupun fiksi tetap didalamnya ada setting-an sejarah, harus diperhatikan karena agak sensitif," papar Ezki
Nina Mutmainnah meminta agar Indosiar memperhatikan pengaduan ini. Pihak Indosiar menyatakan akan menyesuaikan tokoh-tokoh di dalamnya dan terkait pakaian, pihak Indosiar akan bicara kepada PH.Red