KPI Lakukan Survey Minat Publik Terhadap Isi Siaran

altBatam - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan melakukan survey minat publik terhadap isi siaran tahun anggaran 2011 di 29 KPID Provinsi di tanah air. Survey ini untuk mengetahui isi siaran mana yang disukai atau tidak disukai oleh publik. Selain itu, apakah publik mengenal atau mengetahui keberadaan KPI/KPID atau tidak sama sekali.

Dalam acara sosialisasi penelitian “Survey Minat Publik Terhadap Isi Siaran” di Hotel Planet Holiday Batam, Jumat, 28 Oktober 2011, Anggota KPI Pusat bidang Isi Siaran Yazirwan Uyun menyatakan, bahwa kegiatan penelitian survey seperti masih sangat sedikit sekali dan hanya beberapa lembaga saja yang melakukannya.

“Bahkan, Komisi I DPR RI dalam beberapa kali Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan KPI Pusat meminta KPI melakukan penelitian terhadap isi siaran,” kata Uyun di depan para peserta yang berasal dari seluruh KPID.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pascasarjana Universitas Diponegoro (Undip, Sunarto, menjelaskan bagaimana mekanisme penelitian survey dan metodeloginya. “Survey ini akan membagi dua kelompok responden yakni responden aktif dan pasif. Responden aktif merupakan mereka yang terlibat langsung dengan tugas dan fungsi KPI seperti lembaga penyiaran, perguruan tinggi, eksekutif, legislatif dan LSM. Sedangkan responden pasif merupakan masyarakat umum sebagai pihak pengkonsumsi media,” jelasnya.

Rencananya, kata Sunarto, survey akan dilakukan dalam bentuk pemberian kuisioner yang diisi sendiri oleh responden dengan dibantu tenaga surveyor yang kemudian di kumpulkan di KPID setempat.

“Waktu keseluruhan penelitian survey ini akan berlangsung selama dua bulan. Dan, bahan survey yang sudah di kumpulkan KPID akan disampaikan kepada KPI Pusat untuk kemudian diolah dan dianalisa oleh para peneliti,” kata Sunarto yang juga dosen di Universitas Indonesia (UI) ini.

Acara tersebut juga dihadiri Kepala Sekretariat KPI Pusat, Oemar Edi Prabowo, yang turut menjadi salah satu narasumber sosisalisi. (Red/RG)