Korsel Blokir Siaran TV bagi Korut
Buruknya hubungan dua negara sedarah, Korea Utara dan Korea Selatan, berujung pada pemblokiran siaran pertandingan Piala Dunia Afrika Selatan 2010 bagi Korut, oleh Korsel.
Buruknya hubungan dua negara sedarah, Korea Utara dan Korea Selatan, berujung pada pemblokiran siaran pertandingan Piala Dunia Afrika Selatan 2010 bagi Korut, oleh Korsel.
Korsel dikabarkan menolak permintaan FIFA untuk menyediakan siaran pertandingan Piala Dunia 2010 bagi Korut. Hal ini disebabkan ketegangan hubungan antara dua negara tersebut yang terus berlanjut hingga saat ini.
Pada Piala Dunia 2006 lalu, Korsel pernah menyuplai siaran pertandingan secara gratis bagi Korut. Maklum, saat itu, hubungan antara dua negara bersaudara tersebut tengah mengalami periode pemulihan.
Namun, seiring dengan terjadinya insiden tenggelamnya kapal Korsel oleh Angkatan Laut Korut, beberapa waktu lalu, situasi kembali memanas. Imbasnya, Korsel menuntut Korut untuk membayar hak siaran mereka. Alhasil, impian warga Korut untuk menonton aksi Jong Tae-Se cs di Piala Dunia pupus.
"Hubungan kami sempat mengalami kemajuan kecil, sampai kasus kapal kami yang tenggelam. Sekarang kami tidak bisa membicarakan apa-apa, tak ada jalan keluar lain mengenai Piala Dunia," papar Juru Bicara Siaran Televisi Korsel pada AFP. Red/RG dari AFP