Tayangan televisi yang tidak berkualitas dan berdampak buruk bagi penonton dipastikan lambat laun akan terdegradasi dengan kemunculan tayangan yang bermutu di masa mendatang. Hal itu diungkapkan, Dadang Rahmat Hidayat, Ketua KPI Pusat, ketika menerima kunjungan jajaran pimpinan Kompas TV di KPI Pusat, Selasa, 5 April 2011.

Diawal acara pertemuan, pihak Kompas TV yang diwakili Agung Adiprasetyo, CEO, Taufik H Mihardja, Wapemred, Joko Santosa, HRGA & Legal, Harya S Pratama, VP Teknologi dan Bimo Nugroho, Corporate Representative,menyampaikan presentasi mengenai visi dan misi. Kompas TV yang mendeklarasikan sebagai penyedia konten juga menayangkan  program yang akan disuguhkan kepada masyarakat melalui lembaga penyiaranyang sudah diajak bekerjasama. Tidak kurang 30 televisi lokal sudah menyatakan bekerjasama dengan Kompas TV.

Idy Muzzayad, Anggota KPI Pusat bidang Kelembagaan, mengapresiasi konten program yang dibuat Kompas TV. Idy berharap agar Kompas TV selalu konsisten mengisi konten berkualitas karena khawatir makin banyaknya televisi justru tidak membuat perbaikan pada kualitas tayangan.

Terkait persoalan kualitas konten, Iswandi Syahputra, Anggota KPI Pusat bidang Infrastruktur Penyiaran mengutarakan, suatu saat nanti masyarakat akan pengap dengan tayangan yang kurang bermutu saat ini. Kondisi tersebut akan melahirkan jalan keluar bagi industri televisi dari titik jenuh tersebut. “Program tayangan yang disampaikan Kompas TV menjadi salah satu jalan keluar tersebut. Saya sangat mengapresiasi hal ini,” katanya.

Meskipun begitu, mengenai kerjasama dengan televisi lokal, Iswandi meminta Kompas TV untuk hati-hati. “Sebaiknya, kerjasama tersebut dilakukan dengan televisi lokal yang sudah legal agar tidak timbul masalah dikemudian hari,” katanya.

Apresiasi yang sama juga disampaikan Judhariksawan, Anggota KPI Pusat bidang Kelembagaan lainnya. Namun yang perlu diperhatikan Kompas TV, terkait adanya kerjasama dengan televisi lokal, jangan sampai melanggar aturan. “Sekarang ini, lagi marak-maraknya bicara merger. Ini harus hati-hati,” ungkapnya.

Sementara itu, Nina Mutmainnah, wakil ketua KPI Pusat, meminta Kompas TV untuk memberi perhatian pada tayangan yang diperuntukan bagi anak-anak. Nina juga menyampaikan kegembiraannya atas contoh program yang dibuat Kompas TV. “Tayangan seperti inilah yang mestinya banyak ditayangan televisi,” katanya.

Kompas TV menyatakan komitmennya untuk menjaga amanah dengan memberikan tayangan berkualitas namun tetap menghibur. Dalam kesempatan itu, turut hadir Ezki Suyanto dan Azimah Subagyo, anggota KPI Pusat lainnya. Red/RG