Iran Cekal Masuknya Pengaruh Resep Makanan Asing

altSebuah situs berita milik negara mengatakan otoritas penyiaran Iran telah melarang saluran TV Iran menayangkan program memasak yang menunjukkan resep untuk membuat masakan asing. Jamejamonline melaporkan Sabtu malam bahwa wakil kepala perusahaan penyiaran negara Iran, Ali Darabi, mengumumkan larangan tersebut selama kunjungannya ke salah satu dari 30 saluran TV yang dikelola negara di republik itu.

Pelarangan bagi televisi milik pemerintah Iran dari menayangkan cara memasak yang mempromosikan masakan asing tersebut dilakukan sementara pihak konservatif berusaha untuk melawan pengaruh Barat dalam budaya Iran, media melaporkan.

Beberapa program memasak di stasiun Iran menyajikan resep untuk masakan asing, seperti masakan Italia dan Perancis. Larangan ini dilihat sebagai bagian dari kampanye nasionalis yang semakin didorong oleh pemerintah Iran dalam beberapa tahun terakhir.

'Mulai sekarang pengajaran bagaimana memasak hidangan non-Iran dilarang," ujar wakil kepala penyiaran negara Iran Ali Darabi seperti dikutip oleh Aftabnews, website moderat, dan beberapa outlet media lainnya.

Iran membanggakan dirinya sebagai negara dengan jenis masakan yang kaya dan pertunjukan masak memasak sangat populer, dengan koki yang mengajarkan berbagai resep hidangan khas Iran dan hidangan asing di acara televisi siang hari.

Masakan Italia, China dan India juga banyak disukai oleh warga Iran, sementara para pejabat memperingatkan terhadap meningkatnya konsumsi makanan cepat saji yang tidak sehat.

Pizza, pasta dan makanan cepat saji ala restoran Barat seperti hamburger dan hot-dog adalah jenis makanan yang populer di Iran, dan Teheran menawarkan banyak restoran yang menyajikan makanan Barat atau Asia.

Penyiaran dan satelit televisi swasta dilarang di Iran, tetapi atap rumah-rumah di sana dihiasi dengan piringan satelit dan puluhan saluran berbahasa Persia menyiarkan bebagai informasi politik dan hiburan ke negara itu setiap harinya.

Sejak revolusi 1979 di Iran, acara TV dan film harus sesuai dengan nilai-nilai keagamaan dengan menghindari adegan-adegan yang menunjukkan hubungan intim antara laki-laki dan wanita atau penampilan yang melanggar kode busana Muslim untuk wanita. Sementara Pasal 24 dari konstitusi Iran menjunjung tinggi kebebasan berekspresi, itu menyatakan tidak sah mengekspresikan pandangan yang "merugikan prinsip-prinsip fundamentalis."

Di antara pertunjukan yang populer adalah "90", analisis mingguan pertandingan sepak bola Iran. Juga di antara acara dari penyiaran negara ada pula film yang disetujui pemerintah, yang - jika merupakan film asing akan sangat banyak diedit. Pembatasan erat pada program TV negara menjelaskan mengapa banyak warga Iran yang telah berpaling untuk pertunjukkan yang dipancarkan dari piringan satelit ilegal yang banyak menempati atap rumah dan bangunan di Iran, yang telah membuat kesal pemerintah.

"Saluran satelit telah diinvestasikan untuk kaum muda," kata ulama Seyed Hossein Rokni Hosseini dalam sebuah laporan oleh agen berita setengah resmi Fars. "Beberapa orang telah menginstal piringan satelit dan membawa masuk musuh di dalam rumah mereka."

Sebelum saluran milik keluarga Marjan TV Network, yang berbasis di Inggris, dibuka di Manoto pada tahun 2010, saluran lain, Persia 1, dibuka pada 2009 oleh Penyiaran Timur Tengah, yang berbasis di Dubai, sudah mendapatkan pemirsa dengan pertunjukan hiburan yang disulih suara dari Amerika Serikat, Amerika Latin dan Asia. Semuanya disulih ke dalam bahasa Persia untuk menarik lebih banyak warga Iran . Persia 1 merupakan perusahaan patungan 50-50 antara News Corp, yang dimiliki oleh Rupert Murdoch, dan Moby Group dari Afghanistan. Red/RG dari Berbagai Sumber