Inggris Larang Iklan Pariwisata Israel

Sample ImageLembaga pengawas periklanan Advertising Standards Authority (ASA) di Inggris melarang penayangan iklan yang diluncurkan Departemen Pariwisata Israel. Alasannya, poster iklan itu bergambar peta Israel yang mencakup Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Dataran Tinggi Golan.

Lembaga pengawas periklanan Advertising Standards Authority (ASA) di Inggris melarang penayangan iklan yang diluncurkan Departemen Pariwisata Israel. Alasannya, poster iklan itu bergambar peta Israel yang mencakup Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Dataran Tinggi Golan.

Iklan itu bergambar seorang anak lelaki sedang menyelam bersama lumba-lumba. Tulisan 'Experience Israel' memenuhi seluruh bidang gambar dengan penjelasan singkat mengenai situs wisata di negara tersebut, termasuk Yerusalem.

"Kami mengetahui bahwa batasan dan status daerah yang dikuasai Israel di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Dataran Tinggi Golan masih dalam perdebatan," ujar ASA dalam larangan iklan itu seperti dikutip harian The Guardian edisi Rabu lalu.

Badan ASA mengaku menerima keluhan dari 442 kelompok, antara lain Solidaritas Palestina dan Yahudi untuk Keadilan Palestina. Mereka menganggap iklan tersebut dapat menyebabkan kesalahpahaman.

ASA menyatakan bahwa iklan itu seakan menyatakan bahwa daerah yang diiklankan dalam peta itu merupakan bagian Israel. ASA melarang Israel membuat iklan dengan isi serupa.

Departemen Pariwisata Israel sendiri mengatakan peta tersebut hanya peta wisata. "Peta yyang dicantumkan dalam iklan itu bukan peta politis," ujar IGTO membalas kecaman ASA. "Keluhan-keluhan yang masuk tidak relevan dengan iklan turisme." Red/ST dari VIVAnews