FCC AS Soroti Soal Kepemilikan Silang

Sample ImageFederal Communication Commission (FCC) AS memberitahukan bahwa lembaganya secara resmi telah menggunakan hak mandat kongresionalnya dalam mengajukan revisi peraturan kepemilikan media. Secara khusus, FCC mengkaji lima peraturan mengenai kepemilikan yaitu, kepemilikan TV lokal, kepemilikan radio lokal, kepemilikan silang koran/lembaga penyiaran, kepemilikan silang radio/TV dan peraturan jaringan ganda.


Federal Communication Commission (FCC) AS memberitahukan bahwa lembaganya secara resmi telah menggunakan hak mandat kongresionalnya dalam mengajukan revisi peraturan kepemilikan media. Secara khusus, FCC mengkaji lima peraturan mengenai kepemilikan yaitu, kepemilikan TV lokal, kepemilikan radio lokal, kepemilikan silang koran/lembaga penyiaran, kepemilikan silang radio/TV dan peraturan jaringan ganda.

Dalam pemberitahuan ini juga diperjelas bahwa FCC akan mempertimbangkan peran internet. "Internet jelas belum sepenuhnya menggantikan media tradisional seperti stasiun siaran, surat kabar, dan sistem kabel, tetapi (internet) telah meningkatkan jumlah berita dan program yang tersedia untuk konsumen." Kajian ini juga memasukkan dampak dari National Broadband Plan termasuk menganalisa faktor bagaimana akses audio dan video dapat tersedia melalui jaringan pitalebar (broadband).

Komisioner FCC, Robert McDowell mengatakan Internet harus diperhitungkan dalam peta kompetisi. "FCC sejak tahun 2002 telah mengatahui persoalan ini ketika merevisi peraturan kepemilikan bahwa Internet akan memiliki efek mendalam di kancah media, namun karena berbagai alasan FCC belum mampu sepenuhnya mengadaptasikan peraturan dengan realitas baru," lanjut McDowell.

"Kali ini, saya berharap, kita akan bisa melakukannya dengan benar. Aturan memberatkan yang ada selama lebih dari satu dekade ini seharusnya tidak diperbolehkan lagi menghambat, atau berpotensi menghambat kemampuan lembaga penyiaran dan surat kabar untuk bertahan hidup serta berkembang di digital era. "

Kongres menugaskan FCC untuk merevisi peraturannya secara berkala jika "dibutuhkan demi kepentingan publik". Sebagian kalangan memaknai premis ini hanya boleh digunakan FCC untuk menyingkirkan aturan yang tidak lagi diperlukan. Sedangkan kalangan lain berpendapat FCC dapat memperketat atau menambah peraturan jika FCC menentukan bahwa suatu peraturan penting untuk kepentingan umum.

Komisi ini juga menyatakan akan mengkaji secara lebih dalam dampak dari konsolidasi pasar dan berjanji tidak akan mengeluarkan kesimpulan prematur tentang hasil dari kajian ini. Kajian ini juga akan mendapat bantuan data dari sebuah kajian terpisah yang dilaksanakan secara paralel mengenai kondisi jurnalisme dan akses publik terhadap berita lokal dan informasi.

Dalam dokumen FCC dijelaskan bahwa  "Konsumen konten video memiliki pilihan ratusan saluran kabel yang dibawa oleh distributor program video multichannel (MVPDs), dan pada banyak situs internet seperti hulu.com, fancast.com, abc.com, fox.com, dan tersedia untuk di-download di Netflix.com serta di iTunes."

"Beberapa situs internet menyediakan konten untuk dapat dilihat gratis, dengan beberapa gangguan iklan komersial online, beberapa menyediakan konten berbayar; dan yang lain menawarkan konten hanya untuk pelanggan mereka atau anggota. Konsumen radio juga dapat memilih diantara lebih dari 100 kanal audio yang disiarkan melalui radio satelit, podcast download, streaming audio, dan hiburan audio lain yang tersedia di mobil, pada perangkat bergerak, serta komputer. Pertanyaan dalam kajian ini adalah apa dampak dari perubahan tersebut terhadap iklim ekonomi lembaga penyiaran, termasuk khususnya viabilitas berita lokal dan program publik, termasuk dalam segi biaya produksi yang mengakibatkan perubahan pendapatan stasiun dari program tersebut? "

Lembaga penyiaran berargumen bahwa pendapat-pendapat ini harus diperhatikan dan FCC harus merevisi peraturannya untuk memperbolehkan lembaga penyiaran bekerjasama dengan sesama lembaga penyiaran dan koran dalam pasar yang lebih kecil untuk berkompetisi dan bertahan.

FCC menyediakan waktu 4 hari kepada publik untuk memberikan pendapat. Setelah itu, FCC akan mengajukan draf perubahan peraturannya juga untuk dikonsultasikan kepada publik selama 45 hari. Tujuannya adalah untuk menyelesaikan revisi ini pada akhir tahun ini.

Pada saat yang sama, FCC juga sedang menghadapi putaran ketiga sidang tuntutan. Pada masa kepemimpinan yang lalu, Ketua FCC, Kevin Martin memilih untuk melonggarkan peraturan kepemilikan silang koran dan lembaga penyiaran serta mengabaikan persoalan lain.

"Walaupun FCC diwajibkan untuk mengubah peraturan pada tahun ini, namun saya kira FCC menempatkan prioritasnya terlalu tinggi dalam melakukan langkah ini,"jelas MAP Senior VP Andrew Schwartzman.

Schwartzman menyarankan FCC menyelesaikan kasus hukumnya dulu. "Saat ini, (FCC) harus mencurahkan perhatian lebih pada memperbaiki kekacauan yang ditinggalkan oleh FCC era Bush yang mengeluarkan peraturan buruk mengenai kepemilikan silang . Keputusan itu diserang di pengadilan, dan Komisi ini harus memperbaiki keputusan itu sebelum mulai mengerjakan sesuatu yang baru." Red/SH dari Broadcastingandcable.com