FCC : AS Masih Alami Digital Divide
Menurut data terbaru dari Federal Communication Commission (FCC) terdapat 102 juta koneksi kecepatan tinggi di AS baik melalui koneksi tetap, bergerak, perumahan dan bisnis pada akhir 2008. koneksi layanan kabel modem juga meningkat 14% pada 2008 menjadi 41 juta, menurut laporan terbaru.Menurut data terbaru dari Federal Communication Commission (FCC) terdapat 102 juta koneksi kecepatan tinggi di AS baik melalui koneksi tetap, bergerak, perumahan dan bisnis pada akhir 2008. koneksi layanan kabel modem juga meningkat 14% pada 2008 menjadi 41 juta, menurut laporan terbaru.
Laporan ini juga menunjukkan terjadinya digital divide (kesenjangan antara pengguna teknologi digital) . Untuk koneksi tetap, seperti kabel dan DSL, FCC menemukan di 200 wilayah bahwa tidak lebih dari 20% pengguna internet di AS masuk dalam kategori kecepatan tinggi, sementara sebanyak 104 wilayah dengan populasi 8 kali lebih banyak atau 80% dari total populasi baru dapat mengakses internet dengan kecepatan yang rendah. Komisi ini juga menyatakan peningkatan koneksi kabel tidak komprehensif.
FCC menyatakan tidak memiliki perbandingan untuk perangkat bergerak, namun pada akhir tahun 2008, 25 juta pelanggan memiliki laptop dan telepon pintar yang dapat digunakan mengakses internet. Sementara 86 juta pelanggan lainnya yang juga memiliki perangkat tersebut belum memanfaatkan internet secara utuh dan hanya mengakses ring tones, games dan layanan pesan.
Jaringan internet tetap berkecepatan cepat menunjukkan peningkatan 10 % pada 2008 menjadi 77 juta, namun peningkatan tersebut turun dari 17% pada tahun sebelumnya. Menurut data terbarum 49% mengunduh dengan kecepatan 3 Mbps, 34% dengan 6 Mbps dan 11% dengan 10 Mbps, semua dengan kecepatan unggah lebih dari 200 Kbps.
Koneksi tetap DSL meningkat 3% pada 2008 menjadi 30 jutam sementara koneksi fiber optik ke rumah-rumah mengalami lompatan terbesar menjadi 56%.Red/SH dari broadcastingandcable.com
FCC menyatakan tidak memiliki perbandingan untuk perangkat bergerak, namun pada akhir tahun 2008, 25 juta pelanggan memiliki laptop dan telepon pintar yang dapat digunakan mengakses internet. Sementara 86 juta pelanggan lainnya yang juga memiliki perangkat tersebut belum memanfaatkan internet secara utuh dan hanya mengakses ring tones, games dan layanan pesan.
Jaringan internet tetap berkecepatan cepat menunjukkan peningkatan 10 % pada 2008 menjadi 77 juta, namun peningkatan tersebut turun dari 17% pada tahun sebelumnya. Menurut data terbarum 49% mengunduh dengan kecepatan 3 Mbps, 34% dengan 6 Mbps dan 11% dengan 10 Mbps, semua dengan kecepatan unggah lebih dari 200 Kbps.
Koneksi tetap DSL meningkat 3% pada 2008 menjadi 30 jutam sementara koneksi fiber optik ke rumah-rumah mengalami lompatan terbesar menjadi 56%.Red/SH dari broadcastingandcable.com