Etika Penyiaran Itu Penting
Setiap tingkah polah manusia harus berlandaskan etika, demikian pula terhadap seorang penyiar ada etika yang harus dipenuhi. Demikian dikatakan Komang Suarsana, Ketua KPI Bali, dalam makalahnya yang disampaikan dihadapan puluhan pelajar yang mengikuti Bintek Kepenyiaran yang digelar radio RPKD 91.45 FM, Jumat 29 Oktober 2010, diruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar.
Setiap tingkah polah manusia harus berlandaskan etika, demikian pula
terhadap seorang penyiar ada etika yang harus dipenuhi. Demikian
dikatakan Komang Suarsana, Ketua KPI Bali, dalam makalahnya yang
disampaikan dihadapan puluhan pelajar yang mengikuti Bintek Kepenyiaran
yang digelar radio RPKD 91.45 FM, Jumat 29 Oktober 2010, diruang Praja
Utama Kantor Walikota Denpasar.
Dikatakannya pula, dalam
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran menyatakan penyiaran
diselenggarakan dengan tujuan untuk memperkukuh integrasi nasional,
terbinanya watak dan jati diri bangsa yang beriman dan bertakwa,
mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umum, dalam
rangka membangun masyarakat yang mandiri,demokratis, adil, sejahtera
serta menumbuhkan industri penyiaran Indonesia.
Maka dari itu,
penyiaran diarahkan untuk menjunjung tinggi pelaksanaan Pancasila dan
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menjaga serta
meningkatkan moralitas dan nilai-nilai agama serta jati diri bangsa.
Karenanya, seorang penyiar pun harus memenuhi standar etika kepenyiaran
sebab lembaga penyiaran merupakan media komunikasi massa yang mempunyai
peran penting dalam kehidupan sosial, budaya politik dan ekonomi,
ujarnya.
Disamping etika kepenyiaran peserta juga diberikan
melihat langsung bagaimana proses siaran di RPKD 91.45 FM berlangsung
seperti bagaimana menyusun pandu siar, bagaimana membuka acara sampai
bagaimana proses membuat jingle, spot, smas, memilih dan memilah lagu
dan lain-lain.
Hampir semua peserta menyatakan kepuasannya ikut
dalam bimtek ini seperti yang dituturkan Chintya Utari dari SMA
Dwijendra “Banyak hal-hal baru yang saya dapatkan dalam Bintek ini,”
ujar Komang.
Ia juga berharap agar Bintek seperti ini bisa terus
diadakan sebab minat para pelajar menekuni bidang broadcast atau
kepenyiaran ini jumlahnya cukup banyak terbukti peserta kali ini cukup
membludak ucapnya. Menjawab hal tersebut Cok Kris selaku Kepala RPP
91.45 FM mengatakan akan berupaya memenuhinya bahkan dengan oftimis
dirinya berharap event ini bisa jadi kalender tahunan katanya. Red/RG dari KPID Bali