Demi Hasil Terbaik, DPRD Mesti Pilih Calon Berkualitas
Anggota KPI Daerah yang terpilih dari hasil fit and propertest (uji kelayakan dan kepatutan) DPRD diharapkan merupakan orang-orang berkualitas dan punya integritas sehingga mampu memberikan hasil kerja terbaik bagi daerahnya. Keinginan itu disampaikan Ketua KPI Pusat, Dadang Rahmat Hidayat, ketika menerima kunjungan sejumlah Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu di kantor KPI Pusat, Kamis, 20 Januari 2011.
Menurut Dadang, untuk mencari orang-orang pilihan tersebut yang nantinya duduk sebagai anggota KPID di daerahnya, Komisi I DPRD harus melakukan pemilihan secara obyektif dan tepat.
Sebelumnya, Ketua Komisi I DPRD Bengkulu, Edi Ismawan menyampaikan maksud tujuan mereka datang ke KPI Pusat yakni soal rencana DPRD yang dalam waktu dekat akan melakukan proses pemilihan Anggota KPID Bengkulu baru untuk masa bakti berikutnya. “Kami ingin menanyakan proses persiapan dan tahapan-tahapan sebelum proses tersebut dilaksanakan,” katanya.
Anggota DPRD lainnya, Hasri menyatakan keinginan agar KPID yang mereka pilih nanti bisa memberikan peranan yang besar bagi penyiaran di daerah Bengkulu. “Kami ingin tim KPID mendatang dapat diharapkan,” katanya.
Sementara itu, anggota KPI Pusat bidang Kelembagaan, Judhariksawan mengungkapkan, jika Komisi I DPRD merasa kinerja Anggota KPID di daerahnya kurang baik, DPRD bisa menegur dan memanggil mereka untuk diminta pertanggungjawaban. Proses seperti ini, lanjutnya, bagian dari kebaikan dan peningkatan kinerja mereka.
Judha juga menekankan DPRD untuk memilih anggota-anggota KPID yang punya keteguhan integritas. Jika mereka memiliki keteguhan, diyakini mereka tidak akan mudah terpengaruh pihak lain dalam menjalankan amanah.
Ungkapan serupa juga disampaikan Azimah Soebagyo, anggota KPI Pusat bidang Kelembagaan. Menurutnya, anggota-anggota KPID merupakan garda atau penjaga bagi daerahnya. Karena itu, pemilihan mereka harus benar-benar tepat. “Sebaiknya, ketika nanti calon-calon yang lulus untuk masuk dalam uji kelayakan dan kepatutan di DPRD diumumkan terlebih dahulu ke masyarakat. Nanti masyarakat akan memberi penilaian terhadap calon yang lulus. Ini semacam uji publik,” jelasnya. Red/RG