|
29/08/2008
Tayangan dengan tampilan model kebancian-bancian yang ada di televisi merupakan tayangan yang mengeksploitir dan memanipulasi gangguan seksual terhadap komunitas tertentu untuk tujuan komersil. Tayangan kebancian-bancian ini juga bisa memberikan pengaruh kuat terhadap perkembangan perilaku anak-anak.
Hal itu diungkapkan oleh akademisi dan pengamat pendidikan, Arif Rahman, dalam dialog publik KPI Pusat dengan tema “Tampilan dengan Model Kebanci-bancian di Televisi Kita”, Sabtu (30/8).
Menurut Arif, gangguan seks pada komunitas tertentu (banci) yang ditiru sebagai gaya dalam beberapa tayangan televisi bukanlah untuk dieksploitir. Banci itu merupakan gangguan atau penyakit yang harus ditolong.
“Tayangan-tayangan dengan model kebanci-bancian ini harus dihilangkan dari wajah televisi kita, pasalnya ini akan membuat banyak peniruan-peniruan khususnya pada anak-anak,” jelas Arif.
Hal senada juga diungkapkan oleh Rani Razak Noe’man dari Yayasan Kita dan Buah Hati, menurutnya anak-anak memiliki kecenderungan besar untuk terpengaruh dan mudah meniru setiap model atau gaya yang ada dalam program televisi yang mereka saksikan.
Bahkan dari hasil survey yang dilakukan oleh Rani di beberapa kota di Indonesia, tayangan-tayangan seperti mamamia atau superseleb yang banyak memakai model kebanci-bancian ini disadari sebagian responden tidak baik untuk ditonton karena memang tidak banyak mendidik.
Untuk mengurangi dampak buruk tayangan seperti, Arif dan Rani menyarankan para orangtua mendampingi anak-anak mereka ketika menyaksikan acara televisi dengan juga memberikan pengarahan dan bimbingan mengenai buruk baiknya tayangan tersebut. Selain itu, mereka berharap agar KPI untuk menata tayangan-tayangan televisi supaya lebih baik dan mendidik.
Sementara itu, ketua KPI Pusat, Sasa Djuarsa Sendjaja mengatakan bahwa hampir disemua stasiun televisi mempunyai tayangan-tayangan dengan model seperti ini. Padahal, tayangan-tayangan dengan model kebancian merupakan bentuk dari pelecehan terhadap kelompok tertentu dan itu melanggar aturan dalam P3 dan SPS KPI.
Terkait model kebancian ini, Sasa menyatakan KPI akan membuat dan mengeluarkan surat peringatan kepada semua stasiun televisi untuk tidak menampilkan atau membuat tayangan dengan model kebancian-bancian. Red
|