Jepang - Saluran media teramat penting untuk memberitakan informasi. Di Jepang, pelopornya adalah NHK (Nippon Hoso Kyokai), atau Perusahaan Penyiaran Jepang, yang berdiri pada 20 Agustus 1926. 

Dikutip Wikipedia, NHK didirikan berdasarkan model perusahaan radio Britania Raya, BBC. Sebuah jaringan radio kedua dimulai pada 1931 dan siaran gelombang pendek dipancarkan ke luar negeri pada tahun 1935. 

Pada November 1941, Tentara Kekaisaran Jepang menasionalisasi seluruh kantor berita umum. Mereka juga mengkoordinasikan usaha mereka lewat Majelis Perhubungan Informasi Rahasia. 

Segala media cetak dan penyiaran pun menjadi pengumuman resmi Markas Besar Tentara Kekaisaran Jepang di Tokyo, selama berlangsungnya Perang Dunia II. NHK lalu memulai jasa siaran televisi pada tahun 1953 dan menyiarkan siaran berwarna pertama kalinya pada tahun 1960. 

NHK merupakan perusahaan pertama yang memperkenalkan penyiaran iklan ke televisi Jepang, meski kini perusahaan tersebut dibiayai oleh iuran penonton. Penduduk Jepang yang memeliki televisi, diwajibkan membayar iuran sekitar 12 dollar AS setiap bulan di bawah Undang-undang Penyiaran. Namun, undang-undang tersebut tidak menyebut hukuman jika iuran tidak dilunaskan. 

Jaringan televisi NHK memulai sistem siaran digital pada 2000, sedangkan sistem siaran analog tetap dipertahankan sampai tahun 2011. NHK General TV menyiarkan berbagai acara, mulai dari hiburan, berita, sampai olahraga. 

Sebagai TV Jepang, NHK juga menampilkan Pertandingan Grand Sumo, Kejuaraan Bisbol Sekolah Menengah Umum, dan yang lainnya. Acara musik tahunan Kohaku Uta Gassen pada malam Tahun Baru juga turut ditampilkan. Sejumlah serial dan film khas Jepang bertema samurai, mengiasi layar kaca NHK.

Termasuk juga anime-anime, yang memang berasal dari Jepang seperti Tsubasa sampao Zettai Shonen. Walaupub sudah berdiri puluhan tahun, NHK tetap mempertahankan eksistensinya. Memberi informasi dan hiburan yang mencerahkan. Red dari kompas.com

 

 

Hak Cipta © 2021 Komisi Penyiaran Indonesia. Semua Hak Dilindungi.