Jakarta -- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati, mengatakan anak-anak merupakan potensi bangsa untuk mencapai Indonesia maju. Karenanya, dia mendorong lembaga penyiaran untuk meningkatkan kualitas tayangan, sebab media memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak.

Hal itu disampaikannya dalam sambutan puncak kegiatan Anugerah Penyiaran Ramah Anak (APRA) 2021 yang diselenggarakan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), di Auditorium Gedung RRI Jakarta, Sabtu (27/11/2021).

Bintang juga menekankan pentingnya akses informasi berkualitas untuk mempengaruhi tumbuh kembang anak. Dia mengatakan, informasi yang layak bagi anak merupakan salah satu pemenuhan hak anak untuk mendapatkannya. Hal itu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk media. 

"Ketersediaan dan akses terhadap informasi berkualitas menjadi bagian penting yang turut mempengaruhi kualitas tumbuh kembang seorang anak serta bagian dari pemenuhan hak anak," katanya.

Dia menambahkan, partisipasi media melalui tayangan dan konten-konten yang ramah anak dapat mendukung pembentukan karakter dan tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, media dalam ranah penyiaran turut memainkan peranan dalam membentuk karakter anak-anak Indonesia. 

Apalagi, hal tersebut sudah tercantum dalam Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak bahwa media berperan dalam melakukan penyebarluasan informasi dan materi edukasi yang bermanfaat dari berbagai aspek.

"Namun hal tersebut harus dilakukan dengan memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak," ujar Bintang. 

Dalam kesempatan itu, Menteri KPPPA mengapresiasi penyelenggaraan Anugerah Penyiaran Ramah Anak ini. Dia menyatakan, 11 kategori yang diperlombakan dalam anugerah ini merupakan bentuk-bentuk penyiaran yang mendukung perwujudan pemenuhan hak anak atas informasi yang layak anak. 

Bintang juga mendorong seluruh insan penyiaran dan pertelevisian terus meningkatkan tayangan-tayangan anak yang edukatif, inspiratif dan informatif. Oleh karena itu, Bintang pun berharap penghargaan yang diterima lembaga penyiaran dapat memotivasi untuk lebih maju utamanya dalam memenuhi hak dan melindungi anak Indonesia. 

"Termasuk menjadi inspirasi bagi televisi-televisi lain untuk lebih memperhatikan secara serius perlindungan hak dan penyajian tayangan yang ramah anak utamanya dalam penyajian tayangan yang ramah anak," tandasnya. **/Foto: AR

 

 

Hak Cipta © 2022 Komisi Penyiaran Indonesia. Semua Hak Dilindungi.