Jakarta – Ada 8 kota/kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak pada Desember 2020 mendatang. Di antaranya adalah Kabupaten Bandung, Kab. Cianjur, Kab. Sukabumi, Kab. Karawang, Kab. Indramayu, Kab. Tasikmalaya, Kab. Pangandaran, dan Kota Depok.

Menyongsong suksesi tersebut, KPI Daerah Provinsi Jabar menggelar Workshop Daring bertema “Optimalisasi peran Lembaga Penyiaran pada Pilkada serentak 2020 dalam Masa Pandemi Covid-19,” Rabu (12/8/2020). Kegiatan yang berlangsung secara virtual tersebut melibatkan penyelenggara Pilkada, KPU dan Bawaslu Daerah, DPRD, akademisi, lembaga penyiaran serta KPI yang diwakili langsung Ketua KPI Pusat, Agung Suprio sebagai Keynote Speech. 

Dalam sambutannya, Agung Suprio, menyebut pelaksanaan Pemilukada nanti yang akan berlangsung di tengah pandemi bukan pertama kali terjadi. Menurutnya, negara seperti Prancis, Iran dan Korea Selatan telah terlebih dahulu melaksanakannya. 

"Memang ada yang berhasil, partisipasi masyarakat tinggi dan penularan Covid-19 tidak terjadi saat pemilihan, seperti Korea Selatan. Kendati demikian juga ada yang gagal seperti yang terjadi di Iran," ujarnya. 

Keberhasilan Korea Selatan, menurut pria yang akrab disapa Agung ini, tidak lepas dari pemanfaatan media sebagai ruang sosialisasi penyelenggaraan pemilihan maupun terkait protokol kesehatan. 

"Maka dari itu, alokasi kampanye atau sosialisasi di media seperti lembaga penyiaran musti lebih panjang. Sehingga aturan teknis saat pemilihan dengan rambu-rambu protokol kesehatan bisa dipahami oleh masyarakat," lanjutnya

Dengan sosialisasi yang lebih panjang waktunya, Agung menilai partisipasi pemilih akan tinggi dalam pelaksanaan pilkada. 

"Saya optimis pelaksanaan Pilkada serentak akan sukses jika masayarakat mendapatkan informasi yang benar tentang pelaksanaan pemilihan dan penerapan protokol kesehatan. Lembaga penyiaran bisa mengambil peran atas suksesi tersebut," tutup Agung. */met