Jakarta – Dewan Juri Anugerah Penyiaran Ramah Anak 2017 menilai jumlah program siaran khusus anak yang berpartisipasi dalam Anugerah Penyiaran Ramah Anak 2017 masih di bawah ekspektasi. Minimnya program anak yang ditayangkan di televisi mengindikasi bahwa program anak belum jadi prioritas.

Catatan tersebut mengemuka pada saat Dewan Juri melakukan penilaian akhir untuk menentukan program terbaik dari 7 (tujuh) kategori pada Anugerah Penyiaran Ramah Anak 2017, di kantor KPI Pusat, Senino (24/7/17).

Anggota Komisi I DPR RI, Ida Fauziyah, salah satu Dewan Juri mengatakan, minimnya jumlah program acara anak harus menjadi perhatian bagi lembaga penyiaran karena tidak seimbang dengan jumlah program acara lainnya. Menurut Ida, komposisi ini sangat tidak adil bagi anak-anak karena mereka lebih banyak menyaksikan program acara yang bukan peruntukannya.

Anggota Komisi I DPR RI Ida Fauziyah.

Selain itu, Ida juga menyayangkan beberapa konten program acara yang tidak sesuai atau tidak pantas ditonton oleh anak. Ketidakpantasan tersebut misalnya terdapat bullying kata-kata dari satu tokoh ke tokoh lainnya.

Hal lain yang disoroti Ida adalah soal kualitas kemasan program acara tersebut. Menurutnya, ada program yang memiliki nilai positif dan sangat bervalue, tapi kemasannya kurang menarik dan kurang sesuai dengan jiwa anak anak yang ceria sehingga justru kurang diminati anak anak. Di sisi lain terdapat program yang kemasannya bagus namun di dalamnya mengandung nilai yang kurang sesuai dengan konteks anak Indonesia.

“Saya berharap tayangan untuk anak-anak jauh dari unsur bullying atau hal tidak pantas. Sebaiknya dari kemasan bagus demikian pula isinya,” pintanya yang diamini Dewan Juri lainnya.

Sementara itu, Dewan Juri yang juga Komisioner KPI Pusat, Dewi Setyarini meminta lembaga penyiaran untuk melibatkan anak-anak sebagai subjek dalam setiap program siaran anak. Keterlibatan ini diwujudkan dalam peran mereka sebagai tokoh utama atau narator yang berbicara sebagai dan tentang diri mereka.

Dewi menyoroti adanya program tentang anak, namun sebetulnya tidak diperuntukkan untuk anak. Menurut Dewi, lembaga penyiaran harus hati-hati menayangkan program anak,  “Sebaiknya buatlah program acara anak yang memang secara menyeluruh, baik secara isi maupun kemasan, memang untuk anak-anak,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Dewan Juri lain seperti Nuning Rodiyah (Komisioner KPI Pusat) dan Margaret Aliyatul Maimunah (Komisioner KPAI). Rencananya, pengumuman pemenang Anugerah Penyiaran Ramah Anak 2017 akan berlangsung Jumat besok (28/7/17) di Hotel Mercure, Jakarta Pusat. ***

Hak Cipta © 2017 Komisi Penyiaran Indonesia. Semua Hak Dilindungi.