• Ayo Jalankan Protokol Kesehatan Covid-19
    Ayo Jalankan Protokol Kesehatan Covid-19
  • Menyambut Kick Off Siaran Digital 2 November 2022
    Menyambut Kick Off Siaran Digital 2 November 2022
  • Serba Serbi Penyiaran Digital
    Serba Serbi Penyiaran Digital
  • Menyikapi Informasi Soal Covid-19/Corona
    Menyikapi Informasi Soal Covid-19/Corona
  • KPI Tidak Menyensor
    KPI Tidak Menyensor
  • Adukan Ke Kami
    Adukan Ke Kami
Follow KPI on Twitter

Pasca Pemanggilan KPI, Sinetron Zahra Dihentikan Sementara

Siaran TV Analog Dihentikan Mulai Tahun Ini dan Dibagi Menjadi 5 TahapTanggulangi Corona

KPI Hentikan Sementara Program “Rumpi No Secret” Trans TV

Imbauan tentang Pemberitaan Vaksinasi Covid-19 di Lembaga Penyiaran

Daftar Pemenang Anugerah KPI 2020

TERKINI
Mengintervensi Penonton Agar Memilih Siaran yang Baik

Mengintervensi Penonton Agar Memilih Siaran yang Baik

24 September 2021

Surabaya -- Mengubah kebiasaan masyarakat untuk menonton siaran berkualitas tidaklah mudah. Selain karena tidak banyak tayangan yang memang berkualitas secara...

Minimalisir Pelanggaran, Memahami P3SPS Harus Tekstual dan Kontekstual

Minimalisir Pelanggaran, Memahami P3SPS Harus Tekstual dan Kontekstual

23 September 2021

Surabaya -- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terus memastikan pemahaman terhadap aturan penyiaran khususnya Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran...

Proses Seleksi KPID Diminta Perhatikan Regulasi yang Berlaku

Proses Seleksi KPID Diminta Perhatikan Regulasi yang Berlaku

22 September 2021

Jakarta -- Proses seleksi calon Anggota atau Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) diharapkan memperhatikan regulasi terkait seperti Undang-undang (UU)...

Persiapan ASO 2022: KPI Dorong KPID Massifkan Sosialisasi dan Literasi

Persiapan ASO 2022: KPI Dorong KPID Massifkan Sosialisasi dan Literasi

21 September 2021

Jakarta -- Undang-undang No.11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja mendorong peralihan siaran TV analog ke TV digital atau ASO (analog...

Hasil Kajian MKK Publik Harus Sampai Pada Pengiklan

Hasil Kajian MKK Publik Harus Sampai Pada Pengiklan

21 September 2021

Padalarang - Riset Kebutuhan Program Siaran Lembaga Penyiaran yang mengandung kajian berkenaan dengan minat, kenyamanan, dan kepentingan (MKK) publik terkait...

DINAMIKA PENYIARAN

20 Agustus dalam Sejarah: Perusahaan Penyiaran Jepang NHK Berdiri pada 1926

20 Agustus dalam Sejarah: Perusahaan Penyiaran Jepang NHK Berdiri pada 1926

20 Agustus 2021

Jepang - Saluran media teramat penting untuk memberitakan informasi. Di Jepang, pelopornya adalah NHK (Nippon Hoso Kyokai), atau Perusahaan Penyiaran...

Korea Utara Telat, Baru Siarkan Olimpiade 2020 saat Sudah Berakhir

Korea Utara Telat, Baru Siarkan Olimpiade 2020 saat Sudah Berakhir

16 Agustus 2021

Luar Negeri - Olimpiade 2020 telah melangsungkan upacara penutupan pada 8 Agustus 2021. Akan tetapi, Korea Utara baru menyiarkan pertandingannya...

Hadirkan Konten Berkualitas untuk Publik, Presiden Pakistan Resmikan "Radio Podcast Pakistan" 

Hadirkan Konten Berkualitas untuk Publik, Presiden Pakistan Resmikan "Radio Podcast Pakistan" 

12 Agustus 2021

Islamabad -- Presiden Dr Arif Alvi hari ini, pekan lalu, meresmikan Platform Informasi Digital Nasional (PIDN) untuk digitalisasi organisasi media...

Menang di Pengadilan, Tarif Pajak Televisi Bakal Naik Tahun Depan

Menang di Pengadilan, Tarif Pajak Televisi Bakal Naik Tahun Depan

10 Agustus 2021

Berlin - Mahkamah Konstitusi Federal Jerman memutuskan tarif pajak televisi harus dinaikkan tahun depan sebagai jaminan menjaga kebebasan lembaga penyiaran...

Lembaga Penyiaran Olimpiade Tokyo Janji Fokuskan Siaran ke Kinerja Atlet

Lembaga Penyiaran Olimpiade Tokyo Janji Fokuskan Siaran ke Kinerja Atlet

29 Juli 2021

Jakarta - Stasiun penyiaran yang secara resmi menayangkan Olimpiade Tokyo 2020, Olympic Broadcasting Services (OBS), meyakinkan akan fokus peliputan mereka...

BERITA KPID

KPID NTT Dorong Mahasiswa Jadi Agen Literasi

KPID NTT Dorong Mahasiswa Jadi Agen Literasi

23 September 2021

Kupang -- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong para mahasiswa untuk menjadi agen literasi media di...

Transformasi Lembaga Penyiaran Menyikapi Perubahan Zaman

Transformasi Lembaga Penyiaran Menyikapi Perubahan Zaman

21 September 2021

Demak -- Media informasi mengalami dinamika luar biasa di era globalisasi dan disrupsi tak terkecuali media penyiaran seperti radio. Karenanya,...

Wagub Sulbar Enny Anggraeny: Teruslah Bekerja, Hadirkan Konten Sehat dan Berkualitas

Wagub Sulbar Enny Anggraeny: Teruslah Bekerja, Hadirkan Konten Sehat dan Berkualitas

20 September 2021

Mamuju -- Peran penting lembaga penyiaran dalam mengedukasi masyarakat sangat membantu pemerintah provinsi dalam mensosialisasikan dan menginformasikan setiap kebijakan serta...

KPID NTT Apresiasi TVRI Gunakan Bahasa Isyarat Dalam Program Berita

KPID NTT Apresiasi TVRI Gunakan Bahasa Isyarat Dalam Program Berita

18 September 2021

Kupang -- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) NTT memberikan apresiasi yang tinggi kepada TVRI NTT yang telah menggunakan bahasa isyarat...

KPID DIY dan Dinas Kominfo Sosialisasi TV Digital

KPID DIY dan Dinas Kominfo Sosialisasi TV Digital

17 September 2021

Sleman - Dinas Kominfo DI Yogyakarta bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (KPID DIY) menggelar sosialisasi peralihan TV...

VIDEO
AGENDA
No upcoming event!
NEWSLETTER

GALERI FOTO
September 2021
Mo Tu We Th Fr Sa Su
30 31 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 1 2 3
KAJIAN

Daulat Konten Lokal di Era Penyiaran Digital

Daulat Konten Lokal di Era Penyiaran Digital

09 Agustus 2021

Daulat Konten Lokal di Era Penyiaran Digital oleh: Andi Muhammad Abdi Konten lokal masih berwajah Janus. Janus dalam mitologi bangsa...

Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Melalui Penyiaran

Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Melalui Penyiaran

02 Agustus 2021

Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Melalui Penyiaran Ditulis oleh : Andi Muhammad Abdi, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Prov. Kalimantan ...

Penyiaran Media Edukasi Kebencanaan

Penyiaran Media Edukasi Kebencanaan

09 April 2021

PENYIARAN MEDIA EDUKASI KEBENCANAAN oleh : Rizky Wahyuni* Siklon tropis Seroja terjadi di Indonesia memicu terjadinya bencana hidrometeorologi di sejumlah...

Menyiapkan Indonesia Cerdas Menghadapi Digitalisasi Penyiaran

Menyiapkan Indonesia Cerdas Menghadapi Digitalisasi Penyiaran

07 April 2021

Menyiapkan Indonesia Cerdas Menghadapi Digitalisasi Penyiaran Oleh Rizky Wahyuni* UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Lapangan Kerja yang disahkan...

Menikmati TV Digital Teresterial di Kalimantan Timur

Menikmati TV Digital Teresterial di Kalimantan Timur

02 Maret 2021

Oleh : Bawon Kuatno, S. Kom Saat ini Masyarakat di Kalimantan Timur sudah dapat menikmati Siaran Televisi Digital dengan kualitas...

 

Tgl Surat

30 Juli 2013

No. Surat

406/K/KPI/07/13

Status

Teguran Tertulis Kedua

Stasiun TV

Trans TV

Program

"Yuk Kita Sahur"

Deskripsi Pelanggaran

Komisi Penyiaran Indonesia (“KPI”) Pusat berdasarkan kewenangan menurut Undang-Undang No.32 tahun 2002 tentang Penyiaran (“UU Penyiaran”), pengaduan masyarakat, pemantauan, dan hasil analisis telah menemukan pelanggaran Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (“P3 dan SPS”) Komisi Penyiaran Indonesia tahun 2012 pada Program Siaran “Yuk Kita Sahur” (selanjutnya disebut program) yang ditayangkan oleh stasiun Trans TV  pada tanggal 23 Juli 2013 mulai pukul 01.57 WIB.
 
Pelanggaran yang dilakukan adalah penayangan adegan yang melecehkan orang dan/atau kelompok masyarakat dengan kondisi fisik tertentu, dengan orientasi seks dan gender tertentu, dan yang memiliki cacat fisik dan/atau mental, serta pelanggaran terhadap norma kesopanan.

Adegan-adegan tersebut adalah:
1.    Narji disebut oleh beberapa pemain dengan sebutan “ikan buntel”, “Tugino --Tuh Gigi Nongol”.
2.    Kiwil  disebut oleh beberapa pemain dengan sebutan “mulutnya kayak linggis”, “anak tupai”.
3.    Adul disebut oleh beberapa pemain dengan sebutan “ikan gapi”, “bawang goreng nasi uduk”, “badannya kayak telur ayam kampung”.
4.    Olga menyebut namanya “Jubaedah”, yang kepanjangannya “jurusan banci daerah”.
5.    Olga berkata pada Raffi, “Lu jangan kayak bencong dong.”
6.    Wendi berkata, “Ini yang suka di pinggir jalan” sambil memperagakan aksi seperti orang berkebutuhan khusus. Selanjutnya Wendi kembali memperagakan aksi yang sama saat berkata, “Om aku duduk di bawah tapi kaci makan ya”.
Jenis pelanggaran ini dapat dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap perlindungan kepada orang dan/atau kelompok masyarakat tertentu, norma kesopanan, perlindungan anak, dan penggolongan program siaran.
 
KPI Pusat memutuskan bahwa tindakan menayangkan adegan tersebut telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran tahun 2012 Pasal 9, Pasal 14, Pasal 15 ayat (1) huruf b, c dan d, Pasal 15 ayat (2), dan Pasal 21 ayat (1) serta Standar Program Siaran Pasal 9, Pasal 15 ayat (1), Pasal 17 ayat (1) dan ayat (2) huruf b, d dan e, dan Pasal 37 ayat (4) huruf a.
 
Berdasarkan catatan kami, program ini telah mendapatkan surat sanksi administratif teguran tertulisNo. 392/K/KPI/07/13 tertanggal 16 Juli 2013.
 
Berdasarkan pelanggaran di atas, KPI Pusat memutuskan memberikan sanksi administratif berupa teguran tertulis kedua.
 
Selain tayangan di atas, kami juga menemukan pelanggaran yang sama pada adegan yang ditayangkan pada tanggal 24 dan 25 Juli 2013.
 
Pada tayangan tanggal 24 Juli 2013, adegan yang dimaksud adalah:
1.    Olga disebut oleh beberapa pemain dengan sebutan “ngomongnya melambai kayak spanduk kena angin”, "pernah aku melihat situ di Taman Lawang".
2.    Narji disebut oleh pemain lainnya dengan sebutan “giginya tambah panjang".
3.    Kiwil disebut oleh pemain lainnya dengan sebutan “jamban".
4.    Adul disebut oleh pemain lainnya dengan sebutan “kayak melinjo sayur asem".
5.    Saat Olga mencium boneka kucing, Wendi menyarakankan agar kucing tersebut jangan dicium Olga, karena khawatir nanti akan mengucapkan “meong” dengan nada suara perempuan.
6.    Olga berkata ke seorang pria pemusik, “Kalau nggak puasa gue cipok lu".
 

Pada tayangan tanggal 25 Juli 2013, adegan yang dimaksud adalah:
1.    Olga disebut oleh pemain lainnya dengan sebutan “dongok".
2.    Kiwil disebut oleh beberapa pemain dengan sebutan “monyong amat”, “gigi abang kok keluar?”, “mukanya kayak herder", “dipungut dari tempat sampah”, “sandal bakiak”.  Pada adegan lain Wendi menyebutkan Kiwil setiap pagi latihan (mematuk di kayu) sambil memperagakan gaya mematuk kayu.
3.    Adul disebut oleh beberapa pemain dengan sebutan “juara satu lomba balapan anjing”, “mukanya kayak bakso gepeng”, “mukanya kayak kecebong tanah”, "busi", “cotton bud”, “...tidur di ubin jadi ciut”, "hamster”.
4.    Wendi meminta makan dengan menampilkan aksi seperti orang berkebutuhan khusus.
5.    Tara yang berpakaian perempuan mencium pipi Raffi sampai bercap merah di pipi.
 
KPI Pusat meminta kepada Saudari agar menjadikan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (“P3 dan SPS”) Komisi Penyiaran Indonesia tahun 2012 sebagai acuan utama dalam penayangan sebuah program dan diharapkan terdapat perbaikan pada program siaran yang sesuai dengan ketentuan P3 dan SPS sehingga program siaran bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.
 
Kami akan melakukan pemantauan terhadap program ini. Bila masih ditemukan pelanggaran kembali, kami akan meningkatkan sanksi administratif berupa penghentian sementara atau pembatasan durasi.
 
Demikian agar surat sanksi administratif teguran tertulis kedua ini diperhatikan. Terima kasih.         

Hak Cipta © 2021 Komisi Penyiaran Indonesia. Semua Hak Dilindungi.