Tgl Surat

26 Juli  2012

No. Surat

454/K/KPI/07/12

Status

Teguran Tertulis

Stasiun TV

RCTI

Program

"Kampung Sahur Bejo"

Deskripsi Pelanggaran

Pada tanggal 21 dan 22 Juli 2012 mulai pukul 02.43 WIB menayangkan adegan yang melecehkan orang dan/atau masyarakat dengan kondisi fisik tertentu serta pelanggaran terhadap norma kesopanan dan kesusilaan. Adegan tersebut adalah:

21 Juli 2012: 
  1. Komeng mengomentari Melani, "Gede banget sih kayak kamera". Melani menimpali, "Gede luarnya, belum dalemnya".
  2. Melani berkomentar tentang Komeng yang memegang tangannya, "Takutnya ngga enak, kalau pegang-pegang argonya jalan".
  3. Saat Mumu bicara, Opi menadahkan tangannya di bawah bibir Mumu.
  4. Melani berakting menambahkan air di mangkuk yang dipegang oleh komeng dengan menariknya dari bibir Mumu.
  5. Opi berkomentar tentang Mumu yang menunduk ke arah tempat sampah, "Gue kira maju besi sama besi".
  6. melani mengomentari Mumu, "Bibirnya kayak pabrik abon".
  7. Eko patrio berkata tentang Mumu dan temannya, "Dua anak itu nyungsep, widih, bibirnya makin lebar, kasihan tuh".  
  8. Melani mengatakan nam Mumu berarti, "Mukanya kaya mujair".
  9. Eko Patrio menyebut Mumu, "Nyingnying".
  10. Melani berakting seolah-olah jarinya tersedot mulut Mumu.
  11. Melani berkata tentang Mumu, "Ini bukan Nikita Willy, tapi Free Willy".
  12. Mumu disebut penonton sebagai "Petasan Lebaran".
  13. Melani berkata dirinya dan Mumu adalah The Virgin. Dia adalah Mita dan Mumu adalah Dara. "Dara kotor", kata Melani 
  14. Asmirandah mengambil vas kaktus dan berkata pada Mumu, "Nih kembaran mulutnya bawa". 
  15. Eko menyebut Sapri dengan "tinja".
  16. Sapri mengomentari mulut Mumu, "makanya yang diminum air, jangan minyak, jadi melar". 

22 Juli
2012:

  1. Komeng mengatai Ayu Dewi, "kayak orang gila lu... ngomong ama kuda-kudaan".
  2. Komeng menunjukkan cabai kepada Melani, dan Melani mengatakan "Jangan nunjukkin yang beginian..suka ngilu".
  3. Ayu Dewi mengatai Melani, "Mukanye kayak kerak telor". Selanjutnya Melani mengatai Ayu Dewi, "Anaknya kayak kerak ketek".  
  4. Komeng berkata kepada Ayu, "Nonton film kartun aja dia keramas".
  5. Melani berkata kepada Vincent, "Jangan ngomong jamban pak ..nggak enak ada isinya." (sambil menunjuk penonton)
  6. Melani mengatai Eko, "Siamang" sambil menirukan gaya Siamang.
  7. Melani mengatai seseorang yang tampil, "Orang baru dia doang nih paling mantep..kayak angkot liar ...kaca itemnya tebel banget."
  8. Vincent mengatai penonton yang sedang disuruh bernyanyi, "sik asyik..sik asyik..mukalu busik."
  9. Melani bertanya kepada orang yang dipanggil Yaudah, "Biasa tampil nyanyi di panggun nggak?... Habis kalo dari mukanye biasa nyanyi di lampu merah kayaknya."
  10. Melani mengatai Yaudah, "Emang orang kalau rambutnya lebar..Otaknya menciut."
  11. Sapri berkata tentang adiknya, Mumu, "Adik saya juara pertama lomba bibir mirip bundaran HI."
  12. Opi berkata kepada Mumu, "Lu gue pesen jangan suka lewat taman kanak-kanak. Entar bibirnya dikira ayunan."
  13. Komeng mengomentari Mumu, "Muka kebalik, ngomong juga kebalik."
  14. Komeng mengomentari Mumu, "Gue bingung sebenernya, ini bibir  apa tempat main skateboard?"
  15. Melani berkata kepada Mumu, "Mending lu ke belakang, nge-charge dulu. Bibir lu udah mulai kekecilan tuh."
  16. Eko Patrio menjuluki Mulu, "Gosokkan ayam-ayaman."
  17. Vincent menempelkan roti di bibirnya, mengejek bibir Mumu.
KPI pusat telah memutuskan bahwa tindakan menayangkan adegan tersebut telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran tahun 2012 Pasal 9, Pasal 14 ayat (2), Pasal 15 ayat (1) huruf c, dan Pasal 21 ayat (1) serta Standar Progaram Siaran Pasal 9, Pasal 15 ayat (1), Pasal 17 ayat (1) dan ayat (2) huruf d, dan Pasal 37 ayat (4) huruf a.
Hak Cipta © 2020 Komisi Penyiaran Indonesia. Semua Hak Dilindungi.