Komisi Penyiaran Indonesia
Twitter
Facebook
English Version
Webmail
Links

KPID Jabar Inisiasi Penguatan TV Lokal

altBandung – KPID Jabar menyelenggarakan rapat sinergitas lembaga penyiaran dengan mengundang Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan. Acara berlangsung di kantor KPID Jabar, Rabu, 10 Oktober 2012.

Diawal acara, Ketua KPID Jabar, Neneng Athiatul Faiziyah menyoroti jumlah lembaga penyiaran di Jabar yang ternyata paling banyak di Indonesia bahkan dunia. Jumlah ini dinilai banyak seharusnya menjadi potensi yang dapat mendorong perekonomian Jabar.

Sementara itu, Gubernur Jabar berjanji mengupayakan semua perusahaan lokal di wilayahnya beriklan di televisi-televisi lokal. Upaya ini tentunya tidak mudah dan membutuhkan banyak dukungan berbagai pihak termasuk KPI Pusat, KPID dan pelaku usaha. Dalam waktu dekat, kata Heryawan, pihaknya akan menginisiasi pertemuan dengan para pelaku usaha.

Gubernur berpandangan sudah sewajarnya perusahaan-perusahaan yang memperoleh keuntungan di Jabar menyumbang bagi masyarakat setempat dan khususnya industri televisi lokal dengan memasang iklannya.

Tiga pembicara yang menjadi narasumber pada dialog siangnya menyoroti penyebab televisi lokal kalah bersaing dengan televisi nasional dalam perebutan kue iklan. Anggota KPI Pusat, Yazirwan Uyun menilai, survey Nielsen yang mengambil tempat di 10 kota besar turut menjadi alasan mengapa televisi lokal kalah bersaing dengan televisi nasional. Pasalnya, tidak semua televisi lokal bisa bersiaran di 10 kota tersebut.

Belum lagi pengiklan yang hanya mau memasang iklannya dari televisi Jakarta. Ini dapat dilihat dari pendapatan iklan televisi nasional yang mencapai 4,1 trilyun dalam satu bulan, sementara televisi lokal di Jabar nilainya sangat kecil. Padahal belanja iklan dari tahun ke tahun terus meningkat. Bahkan pada 2012 target belanja iklan hingga 90 trilyun bakalan tercapai mengingat dalam kuartal kedua sudah mengalami kenaikan hingga 23% dibanding tahun sebelumnya.

Iwan, panggilan akrab Yazirwan Uyun, menyarankan agar televisi-televisi lokal menghasikan konten yang berdaya saing sekaligus melakukan sinergi dengan televisi-televisi lokal di seluruh Indonesia agar punya posisi tawar lebih baik. “Tentunya dukungan pemerintah untuk mewajibkan pelaku usaha mengiklankan di televisi lokal menjadi satu kabar baik,” katanya.

Sementara itu, Dadan Saputra, Komisioner KPID Jabar, memandang perlunya regulasi yang kondusif, penegak hukum yang baik dan perangkat yang bermutu serta sumber daya yang berkualitas sebagai syarat berkembangnya televisi lokal. Red diolah dari tulisan Lily

Share
<< < Oktober 2012 > >>
Se Se Ra Ka Ju Sa Mi
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31        
logo kpi
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat Gedung Sekretariat Negara Lantai VI
Jl.Gajah Mada No.8, Jakarta 10120
Indonesia
Telp. 021-6340713
Fax. 021-6340667, 6340679